Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISHEADLINE NEWS | PILIHAN EDITORNASIONALPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Anggaran MBG Dipangkas Rp268 Triliun, Pemerintah Kurangi Jatah Makan Gratis Anak Sekolah Jadi 5 Hari

37
×

Anggaran MBG Dipangkas Rp268 Triliun, Pemerintah Kurangi Jatah Makan Gratis Anak Sekolah Jadi 5 Hari

Sebarkan artikel ini
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana
Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana
Example 468x60

Pemerintah Lakukan Penyesuaian Program Makan Bergizi Gratis Akibat Efisiensi Anggaran

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Pemerintah melakukan sejumlah penyesuaian dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) setelah anggaran tahun 2026 dipangkas menjadi Rp268 triliun dari sebelumnya Rp335 triliun.

Salah satu perubahan utama yang dipastikan berlaku adalah pengurangan layanan makan gratis bagi anak sekolah dari enam hari menjadi lima hari dalam sepekan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Dadan Hindayana, mengatakan langkah efisiensi tersebut diambil menyusul kondisi ekonomi global yang tidak stabil, termasuk dampak gejolak di Selat Hormuz.

Sub Judul: Krisis Global dan Efisiensi Anggaran Jadi Alasan Pengurangan Layanan MBG

Dadan menjelaskan kebijakan penghematan dilakukan sesuai arahan Presiden Prabowo Subianto agar program MBG tetap berjalan secara efektif dan berkelanjutan di tengah tekanan fiskal global.

“Sejak adanya krisis global terutama gejolak di Selat Hormuz, kami melakukan konsolidasi sesuai arahan Presiden dengan langkah penghematan,” ujar Dadan Hindayana.

Meski layanan MBG dikurangi menjadi lima hari, pemerintah memberikan pengecualian bagi sekolah yang masih menerapkan kegiatan belajar enam hari.

Selain itu, sekolah di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta daerah dengan prevalensi stunting tinggi, tetap akan mendapatkan layanan enam hari penuh.

“Pelayanan MBG untuk anak sekolah yang awalnya enam hari menjadi lima hari, kecuali untuk sekolah enam hari dan wilayah 3T serta daerah stunting tinggi,” jelas Dadan.

Tak hanya itu, pemerintah juga membatasi layanan MBG selama masa libur sekolah. Distribusi makanan pada periode tersebut hanya akan difokuskan untuk kelompok rentan seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita.

Langkah ini disebut sebagai bagian dari strategi prioritas agar anggaran tetap tepat sasaran.

Meski terjadi pengurangan layanan, pemerintah memastikan kualitas bahan baku makanan tidak akan dikurangi. Nilai anggaran makanan per porsi tetap dipertahankan sebesar Rp10 ribu.

“Untuk bahan baku tetap Rp10 ribu dan bersifat at cost sesuai indeks kemahalan daerah,” tegas Dadan.

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa sebelumnya mengungkapkan bahwa pagu anggaran MBG tahun 2026 resmi dipangkas menjadi Rp268 triliun.

Dari total tersebut, sekitar Rp67 triliun disiapkan sebagai dana cadangan melalui Dana Alokasi Umum (DAU).

Pemerintah menilai langkah efisiensi diperlukan untuk memperbaiki tata kelola dan efektivitas program unggulan nasional tersebut.

“Presiden sedang memperbaiki manajemen MBG dan cara Badan Gizi Nasional membelanjakan anggaran,” ujar Purbaya Yudhi Sadewa.

Hingga 30 April 2026, realisasi anggaran MBG tercatat telah mencapai Rp75 triliun atau sekitar 22,4 persen dari total pagu sebelumnya.

Program Makan Bergizi Gratis sendiri saat ini telah menjangkau sekitar 61,96 juta penerima di berbagai daerah dengan dukungan hampir 28 ribu dapur MBG atau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).

Kebijakan efisiensi ini diperkirakan masih akan menjadi perhatian publik karena program MBG merupakan salah satu program prioritas pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Di tengah tekanan ekonomi global dan tantangan fiskal nasional, pemerintah kini menghadapi tantangan menjaga kualitas layanan sekaligus memastikan keberlanjutan program bagi jutaan penerima manfaat. (*)


Poin Utama Berita

  • Anggaran program MBG 2026 dipangkas menjadi Rp268 triliun.
  • Layanan makan gratis anak sekolah dikurangi dari enam hari menjadi lima hari.
  • Sekolah di wilayah 3T dan daerah stunting tinggi tetap mendapat layanan enam hari.
  • Distribusi MBG saat libur sekolah hanya untuk ibu hamil, ibu menyusui, dan balita.
  • Pemerintah menyebut penghematan dilakukan akibat gejolak global dan krisis Selat Hormuz.
  • Harga bahan baku MBG tetap Rp10 ribu per porsi.
  • Pemerintah menyiapkan Rp67 triliun sebagai dana cadangan DAU.
  • Presiden Prabowo disebut sedang memperbaiki tata kelola program MBG.
  • Hingga April 2026 realisasi anggaran MBG mencapai Rp75 triliun.
  • Program MBG telah menjangkau hampir 62 juta penerima manfaat.