Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

Dudung Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Pertahanan hingga Isu Geopolitik?

47
×

Dudung Dipanggil Prabowo ke Istana, Bahas Pertahanan hingga Isu Geopolitik?

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Penasihat Khusus Presiden Bidang Pertahanan Nasional, Jenderal (Purn) Dudung Abdurachman, memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Selasa (21/4).

Dudung tiba di Kompleks Istana Kepresidenan sekitar pukul 15.00 WIB untuk menghadap langsung kepala negara dalam agenda yang disebut berkaitan dengan masukan strategis di bidang pertahanan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Oh, semalam ditelepon oleh ajudan bahwa Bapak menghadap Bapak Presiden jam 3 sore ini,” ujar Dudung kepada wartawan.

Ia mengungkapkan, pemanggilan tersebut kemungkinan besar berkaitan dengan permintaan saran dan pertimbangan dari Presiden, sesuai dengan perannya sebagai penasihat khusus.

“Biasanya beliau kan suka minta saran masukan dari kita sebagai penasihat,” jelasnya.

Dudung menegaskan bahwa isu yang dibahas tidak hanya terbatas pada pertahanan nasional, tetapi berpotensi meluas ke aspek keamanan strategis, termasuk dinamika geopolitik global yang tengah berkembang.

“Oh jelas itu (terkait pertahanan),” tegas Dudung.

“Ya, kira-kira itulah,” sambungnya singkat saat ditanya kemungkinan pembahasan isu yang lebih luas.

Pertemuan antara Presiden Prabowo Subianto dan Dudung Abdurachman hingga kini masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi terkait hasil pembahasan.

Pemanggilan ini memicu perhatian publik, mengingat situasi keamanan regional dan global yang terus berkembang serta pentingnya arah kebijakan pertahanan Indonesia ke depan. (*)


Poin Utama Berita

  • Dudung Abdurachman dipanggil Presiden Prabowo ke Istana Negara
  • Pertemuan berlangsung Selasa sore pukul 15.00 WIB
  • Agenda diduga terkait masukan strategis bidang pertahanan nasional
  • Presiden disebut kerap meminta saran dari penasihat khusus
  • Isu yang dibahas berpotensi meluas ke geopolitik global
  • Hingga kini, pertemuan masih berlangsung tanpa keterangan resmi
error: Content is protected !!