Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAH | REGIONALPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWAVIRAL

Gunungan Sampah Viral Tutupi Jalan Pasar Minggu Palimanan, DLH Cirebon Kerahkan Alat Berat dan 7 Truk

26
×

Gunungan Sampah Viral Tutupi Jalan Pasar Minggu Palimanan, DLH Cirebon Kerahkan Alat Berat dan 7 Truk

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Tumpukan Sampah Meluber ke Badan Jalan, Warga Keluhkan Bau Menyengat dan Kemacetan

CIREBON, Sentrapos.co.id – Tumpukan sampah yang menggunung hingga meluber ke badan jalan di kawasan belakang Pasar Minggu Palimanan, Kabupaten Cirebon, Jawa Barat, viral di media sosial dan menuai sorotan publik pada Rabu (3/6/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Gunungan sampah yang memenuhi area tempat pembuangan sementara (TPS) tersebut tidak hanya mengganggu pemandangan, tetapi juga menghambat arus lalu lintas warga serta menimbulkan aroma tak sedap yang menyengat.

Video kondisi lokasi yang beredar luas di TikTok memperlihatkan sampah menumpuk hingga memakan sebagian ruas jalan yang menjadi akses keluar masuk pasar. Akibatnya, kendaraan yang melintas harus bergantian karena ruang jalan yang tersisa sangat sempit.

Warga sekitar mengaku kondisi tersebut telah berlangsung selama beberapa pekan dan semakin parah seiring bertambahnya volume sampah dari aktivitas pasar maupun permukiman warga.

“Sangat mengganggu. Kalau lewat sini harus menutup hidung karena baunya menyengat,” ujar Sadi (55), warga Palimanan yang hampir setiap hari beraktivitas di Pasar Minggu, Rabu (3/6/2026).

Menurut Sadi, tumpukan sampah yang terus bertambah membuat akses jalan semakin sulit dilalui. Ia berharap pemerintah dapat melakukan pembersihan secara menyeluruh dan meningkatkan frekuensi pengangkutan sampah agar kejadian serupa tidak terulang.

Selain mengganggu mobilitas masyarakat dan pengunjung pasar, kondisi tersebut juga menimbulkan kekhawatiran terkait kebersihan lingkungan dan kesehatan warga sekitar.

DLH Kabupaten Cirebon Bergerak Cepat Tangani Tumpukan Sampah

Menanggapi viralnya kondisi tersebut, Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cirebon langsung menerjunkan satu unit alat berat serta tujuh armada truk untuk mengangkut sampah yang menumpuk.

Kepala DLH Kabupaten Cirebon, Dede Sudiono, mengatakan langkah cepat dilakukan setelah pihaknya menerima laporan masyarakat dan melihat kondisi yang ramai diperbincangkan di media sosial.

“Kami turunkan alat berat dan tujuh truk untuk mempercepat pengangkutan. Targetnya tumpukan sampah ini selesai dibersihkan hari ini,” kata Dede Sudiono.

Petugas kebersihan bekerja secara estafet guna mempercepat proses pengangkutan sampah menuju Tempat Pembuangan Akhir (TPA). Hingga Rabu sore, proses pembersihan masih berlangsung dengan melibatkan sejumlah personel lapangan dan armada pengangkut milik pemerintah daerah.

DLH Kabupaten Cirebon juga berencana meningkatkan pengawasan serta memperkuat jadwal pengangkutan sampah secara berkala di kawasan Pasar Minggu Palimanan untuk mencegah terjadinya penumpukan kembali.

Pemerintah daerah berharap masyarakat dan pedagang turut menjaga kebersihan lingkungan dengan membuang sampah pada tempat dan waktu yang telah ditentukan guna menciptakan kawasan pasar yang bersih, sehat, dan nyaman. (*)

Poin Utama Berita

  • Gunungan sampah di belakang Pasar Minggu Palimanan viral di media sosial.
  • Sampah meluber hingga menutupi sebagian badan jalan.
  • Warga mengeluhkan bau menyengat dan kemacetan akibat tumpukan sampah.
  • Kondisi disebut telah berlangsung selama 2 hingga 3 pekan.
  • DLH Kabupaten Cirebon langsung menerjunkan 1 alat berat dan 7 truk.
  • Target pembersihan dilakukan dalam satu hari.
  • Pemda berjanji meningkatkan pengawasan dan pengangkutan sampah berkala.
  • Warga berharap penanganan sampah dilakukan secara konsisten agar tidak terulang.