Ketegangan Timur Tengah Memanas, Harga Minyak Dunia Langsung Melonjak Usai Serangan Balasan Iran
TEHERAN | Sentrapos.co.id – Garda Revolusi Iran mengklaim telah melancarkan serangan balasan terhadap pangkalan udara Amerika Serikat (AS) pada Kamis (28/5), menyusul serangan militer AS terhadap wilayah di sekitar Bandara Bandar Abbas, Iran.
Informasi tersebut disampaikan media pemerintah Iran, IRIB, yang mengutip pernyataan resmi Garda Revolusi Iran terkait eskalasi terbaru konflik di kawasan Timur Tengah.
“Menyusul agresi pagi ini oleh militer AS yang menyerang lokasi di pinggiran Bandara Bandar Abbas menggunakan proyektil udara, pangkalan udara Amerika yang menjadi sumber serangan tersebut ditargetkan pada pukul 04.50 pagi,” demikian pernyataan Garda Revolusi Iran seperti dikutip AFP.
Meski demikian, Iran belum mengungkap secara rinci lokasi pangkalan udara AS yang menjadi sasaran serangan balasan tersebut.
Di sisi lain, Kuwait yang dikenal sebagai sekutu Amerika Serikat menyatakan pihaknya turut merespons serangan rudal dan drone yang terjadi pada Kamis pagi, menandakan situasi keamanan kawasan Teluk semakin memanas.
Sebelumnya, militer AS kembali melancarkan serangan terhadap Iran dengan target operasi drone milik Teheran yang dinilai mengancam pasukan Amerika serta jalur pelayaran internasional di Selat Hormuz.
Seorang pejabat AS yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan kepada Reuters bahwa militer Amerika berhasil menembak jatuh empat drone serang Iran dan menghancurkan stasiun kendali darat di Bandar Abbas yang diduga digunakan untuk meluncurkan drone kelima.
“Operasi dilakukan untuk mengantisipasi ancaman terhadap pasukan AS dan keamanan pelayaran komersial di Selat Hormuz,” ujar pejabat AS tersebut.
Ketegangan antara kedua negara semakin meningkat setelah Presiden Donald Trump membantah laporan Iran terkait adanya kesepakatan pemulihan lalu lintas pelayaran di jalur strategis Selat Hormuz.
Dampak konflik tersebut langsung terasa di pasar global. Harga minyak dunia kembali melonjak tajam hanya beberapa saat setelah serangan terbaru terjadi. Padahal sebelumnya harga minyak sempat mengalami tren penurunan.
Kondisi ini memicu kekhawatiran dunia internasional terhadap stabilitas keamanan kawasan Timur Tengah yang selama ini menjadi salah satu pusat distribusi energi global.
Pengamat menilai eskalasi konflik Iran-AS berpotensi memengaruhi rantai pasok energi dunia serta meningkatkan ketidakpastian geopolitik global apabila ketegangan terus berlanjut. (*)
Poin Utama Berita
- Iran mengklaim menyerang pangkalan udara AS sebagai balasan serangan di Bandar Abbas.
- Garda Revolusi Iran menyebut serangan dilakukan pukul 04.50 pagi waktu setempat.
- Militer AS sebelumnya menyerang operasi drone Iran di Bandar Abbas.
- AS mengaku menembak jatuh empat drone Iran yang dianggap mengancam Selat Hormuz.
- Ketegangan Iran-AS kembali memanas dan memicu kekhawatiran global.
- Harga minyak dunia melonjak usai konflik terbaru di Timur Tengah.

















