TEHERAN | Sentrapos.co.id – Ketegangan geopolitik kembali memanas setelah sejumlah pejabat tinggi Iran secara terbuka menyatakan dukungan kepada Pemimpin Gereja Katolik dunia, Paus Leo XIV, di tengah perselisihannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.
Dukungan tersebut datang dari Ketua Parlemen Iran Mohammad Bagher Ghalibaf yang memuji sikap tegas Paus Leo dalam menentang perang dan kekerasan, termasuk kebijakan luar negeri AS dan sekutunya.
“Saya menghormati sikap Paus Leo yang tak kenal takut. Ucapannya menerangi jalan bagi siapa pun yang membela kebenaran dan menolak pembunuhan orang tak bersalah,” tegas Ghalibaf.
Menurutnya, kepemimpinan Paus Leo XIV telah menginspirasi jutaan orang di seluruh dunia dalam memperjuangkan nilai kemanusiaan dan keadilan.
Presiden Iran Ikut Bersuara
Presiden Iran Masoud Pezeshkian turut mengecam keras kritik yang dilontarkan Trump terhadap Paus Leo. Ia menilai sikap tersebut sebagai bentuk penghinaan yang tidak dapat diterima.
“Penodaan terhadap Yesus, nabi perdamaian dan persaudaraan, tidak dapat diterima oleh siapa pun yang merdeka,” ujar Pezeshkian.
Senada, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran Esmail Baghaei menyebut serangan terhadap Paus Leo bukan sekadar isu agama, melainkan bentuk serangan terhadap nilai perdamaian dan kemanusiaan global.
Trump Picu Kontroversi Global
Ketegangan ini dipicu oleh pernyataan keras Donald Trump yang mengkritik Paus Leo XIV karena dianggap lemah dalam menghadapi isu keamanan global, termasuk konflik Iran dan isu nuklir.
“(Paus Leo) lemah dalam menangani kejahatan dan senjata nuklir,” tulis Trump dalam akun Truth Social.
Tak hanya itu, Trump juga memicu kontroversi dengan mengunggah gambar hasil kecerdasan buatan (AI) yang menggambarkan dirinya sebagai sosok Yesus, yang kemudian menuai kecaman luas sebelum akhirnya dihapus.
Paus Leo XIV: “Saya Tidak Takut”
Menanggapi kritik tersebut, Paus Leo XIV menegaskan bahwa dirinya tidak akan terlibat dalam perdebatan politik, namun tetap teguh menjalankan misi moral dan spiritualnya.
“Saya tidak takut terhadap pemerintahan Trump, ataupun untuk menyuarakan pesan Injil dengan lantang,” tegas Paus Leo.
Ia juga menegaskan bahwa perannya bukan sebagai politisi, melainkan sebagai pemimpin spiritual yang berkewajiban menyuarakan nilai-nilai kebenaran dan kemanusiaan.
Polemik Berpotensi Meluas
Konflik verbal antara tokoh dunia ini dinilai berpotensi memperkeruh hubungan internasional, terutama di tengah situasi global yang sensitif terkait konflik geopolitik dan isu keagamaan.
Dukungan terbuka Iran terhadap Paus Leo XIV menjadi sinyal kuat bahwa isu ini telah melampaui batas agama dan masuk ke ranah diplomasi global. (*)
Poin Utama Berita
- Iran secara terbuka mendukung Paus Leo XIV di tengah konflik dengan Donald Trump
- Ketua Parlemen Iran puji sikap tegas Paus dalam menolak perang
- Presiden Iran kecam penghinaan terhadap Paus dan simbol agama
- Trump picu kontroversi lewat kritik dan unggahan AI menyerupai Yesus
- Paus Leo tegaskan tidak takut dan tetap jalankan misi spiritual
- Konflik berpotensi meluas ke ranah geopolitik global

















