Api Melahap Bangunan dan Peralatan Kesehatan Saat Dini Hari, Empat Unit Damkar Dikerahkan untuk Jinakkan Kobaran
KEDIRI | Sentrapos.co.id – Kebakaran hebat melanda Puskesmas Tiron yang berada di Dusun Sambirejo, Desa Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri, Jawa Timur, pada Senin (1/6/2026) dini hari.
Peristiwa tersebut menyebabkan sebagian bangunan fasilitas kesehatan itu mengalami kerusakan parah. Sejumlah peralatan medis, stok obat-obatan, hingga sarana pelayanan kesehatan ikut terdampak. Kerugian material sementara ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.28 WIB oleh penjaga puskesmas bernama Ulfa saat melakukan pengecekan rutin di lingkungan fasilitas kesehatan tersebut.
Saat itu, api diketahui sudah membesar di area ruang apotek, tepatnya di sekitar lemari pendingin (kulkas) yang berada di dalam ruangan.
Dugaan sementara, kebakaran dipicu oleh korsleting listrik yang berasal dari instalasi maupun perangkat elektronik di ruang apotek.
Dalam waktu singkat, kobaran api merambat ke sejumlah bagian bangunan dan menghanguskan berbagai fasilitas yang berada di dalam puskesmas.
“Api pertama kali diketahui sekitar pukul 00.28 WIB dan diduga berasal dari area lemari pendingin di ruang apotek sebelum merambat ke bagian bangunan lainnya.”
Menerima laporan kejadian tersebut, Tim Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Grogol langsung bergerak menuju lokasi pada pukul 00.33 WIB dan tiba sekitar delapan menit kemudian.
Upaya pemadaman tidak hanya melibatkan petugas Damkar Kabupaten Kediri, tetapi juga mendapat dukungan dari Pos Ngadiluwih dan armada pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Kediri.
Sebanyak empat unit mobil pemadam kebakaran diterjunkan untuk mengendalikan kobaran api.
Armada tersebut terdiri atas dua unit dari Pos Grogol dengan kapasitas masing-masing 5.000 liter air, satu unit dari Pos Ngadiluwih, dan satu unit bantuan dari Damkar Kota Kediri.
Damkar Berjibaku Lebih dari Dua Jam, Tidak Ada Korban Jiwa
Petugas pemadam kebakaran berjibaku selama lebih dari dua jam untuk mengendalikan api agar tidak merembet ke bangunan lain di sekitar lokasi.
Berkat respons cepat dan koordinasi lintas instansi, kobaran api akhirnya berhasil dipadamkan sepenuhnya sekitar pukul 03.00 WIB.
Meski menyebabkan kerusakan cukup besar pada fasilitas kesehatan, insiden tersebut tidak menimbulkan korban jiwa maupun korban luka.
“Petugas bergerak cepat setelah menerima laporan warga. Berkat sinergi tim Damkar Kabupaten Kediri dan Kota Kediri, api berhasil dipadamkan sesuai SOP sehingga tidak merembet lebih luas dan tidak menimbulkan korban jiwa,” ujar Pelaksana Tugas Kepala Satpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono.
Selain bangunan yang terdampak, kebakaran juga merusak sejumlah peralatan medis dan stok obat-obatan yang tersimpan di dalam puskesmas.
Kerugian material sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp 1 miliar.
Sementara itu, aset dan fasilitas yang berhasil diselamatkan dari amukan api ditaksir memiliki nilai sekitar Rp 800 juta.
Kaleb menegaskan seluruh proses penanganan kebakaran telah dilaporkan secara resmi dan dokumentasi kejadian telah dikumpulkan sebagai bahan evaluasi.
Pasca-insiden tersebut, Pemerintah Kabupaten Kediri bersama instansi terkait berencana melakukan pemeriksaan menyeluruh terhadap instalasi listrik serta sistem proteksi kebakaran di sejumlah fasilitas layanan kesehatan lainnya.
Langkah itu dilakukan sebagai upaya pencegahan agar kejadian serupa tidak kembali terjadi di masa mendatang.
“Pemeriksaan instalasi listrik dan sistem proteksi kebakaran akan menjadi bagian dari evaluasi untuk meningkatkan keamanan fasilitas pelayanan kesehatan di Kabupaten Kediri.”
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi seluruh fasilitas publik untuk rutin melakukan pengecekan instalasi listrik dan sistem keamanan gedung guna meminimalkan risiko kebakaran yang dapat mengganggu pelayanan kepada masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Kebakaran melanda Puskesmas Tiron, Kecamatan Banyakan, Kabupaten Kediri.
- Api diduga berasal dari ruang apotek dan area lemari pendingin (kulkas).
- Kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 00.28 WIB.
- Empat unit mobil pemadam kebakaran dikerahkan ke lokasi.
- Damkar Kabupaten Kediri dan Kota Kediri berjibaku lebih dari dua jam.
- Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 03.00 WIB.
- Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
- Kerugian material ditaksir mencapai Rp 1 miliar.
- Sejumlah peralatan medis dan stok obat-obatan ikut terdampak.
- Pemerintah akan mengevaluasi instalasi listrik dan sistem proteksi kebakaran fasilitas kesehatan.

















