Megawati Tetap Berjalan di Belakang, Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 Dihadiri Sejumlah Tokoh Nasional dan Pimpinan Negara
JAKARTA | Sentrapos.co.id – Momen interaksi antara Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri saat Upacara Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi perhatian publik.
Peristiwa tersebut terjadi sesaat sebelum upacara dimulai di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri (Kemlu), Jakarta Pusat, Senin (1/6/2026).
Berdasarkan tayangan resmi yang disiarkan langsung melalui kanal YouTube Sekretariat Presiden, perwira upacara Brigjen Fitriana Nur terlebih dahulu melaporkan kesiapan pelaksanaan upacara kepada Presiden Prabowo Subianto.
Saat itu, Prabowo terlihat berdiri bersama Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dan Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Prabowo dan Gibran tampak mengenakan setelan jas hitam, sedangkan Megawati hadir mengenakan kebaya bernuansa merah muda yang dipadukan dengan selendang berwarna oranye.
Ketika akan menuju mimbar upacara, Prabowo terlihat mempersilakan Megawati untuk melangkah lebih dahulu atau berjalan bersamanya menuju lokasi upacara.
Namun dalam tayangan tersebut, Megawati terlihat tetap mempersilakan Prabowo untuk berjalan di depan sebagai Presiden Republik Indonesia yang memimpin jalannya upacara.
Megawati kemudian tetap berada di belakang bersama jajaran tamu undangan lainnya saat rombongan bergerak menuju lapangan upacara.
Momen singkat tersebut menjadi perhatian publik karena terjadi dalam salah satu acara kenegaraan penting yang mempertemukan sejumlah tokoh nasional lintas generasi.
Presiden Prabowo Subianto tampak mempersilakan Megawati Soekarnoputri untuk melangkah bersama menuju mimbar upacara. Namun Megawati memilih tetap berjalan di belakang saat rombongan memasuki lokasi upacara Hari Lahir Pancasila 2026.
Upacara Hari Lahir Pancasila Dihadiri Mantan Presiden dan Pejabat Tinggi Negara
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun 2026 berlangsung khidmat dengan dihadiri sejumlah tokoh nasional, pimpinan lembaga negara, serta anggota Kabinet Merah Putih.
Selain Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, hadir pula Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla, serta Wakil Presiden ke-13 Ma’ruf Amin.
Sejumlah pejabat tinggi negara yang turut hadir di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago, Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra, Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan, hingga Ketua Dewan Ekonomi Nasional Luhut Binsar Pandjaitan.
Tampak pula Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, KSAD Jenderal Maruli Simanjuntak, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Menteri Investasi Rosan Roeslani, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Kepala Staf Presiden Dudung Abdurachman, serta sejumlah menteri dan pejabat lainnya.
Peringatan Hari Lahir Pancasila tahun ini menjadi momentum penting untuk memperkuat komitmen kebangsaan, persatuan nasional, serta pengamalan nilai-nilai Pancasila di tengah berbagai tantangan yang dihadapi bangsa Indonesia. (*)
Poin Utama Berita
- Momen interaksi Prabowo dan Megawati sebelum Upacara Hari Lahir Pancasila menjadi sorotan publik.
- Prabowo terlihat mempersilakan Megawati untuk melangkah bersama menuju mimbar upacara.
- Megawati memilih tetap berjalan di belakang saat rombongan memasuki lokasi upacara.
- Peristiwa terjadi di Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta.
- Upacara dipimpin langsung Presiden Prabowo Subianto.
- Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka turut mendampingi Presiden.
- Acara dihadiri sejumlah mantan presiden, mantan wakil presiden, serta pejabat tinggi negara.
- Hari Lahir Pancasila 2026 menjadi momentum penguatan nilai kebangsaan dan persatuan nasional.

















