Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHHUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Jelang Idul Adha, Pencurian Sapi Marak di Bangkalan: Diduga Komplotan Beraksi di 4 Kecamatan

32
×

Jelang Idul Adha, Pencurian Sapi Marak di Bangkalan: Diduga Komplotan Beraksi di 4 Kecamatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANGKALAN, SENTRAPOS.CO.ID — Aksi pencurian hewan ternak, khususnya sapi, kian marak terjadi di Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur, menjelang Hari Raya Idul Adha 2026. Fenomena ini memicu keresahan luas di kalangan masyarakat desa.

Sekretaris Persaudaraan Kepala Desa Indonesia (PKDI) Bangkalan, Syaiful Ismail, mengungkapkan bahwa kasus pencurian meningkat signifikan dalam satu bulan terakhir.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Para pelaku diduga merupakan komplotan yang beraksi di beberapa wilayah sekaligus,” tegas Syaiful, Rabu (22/4/2026).

Terjadi di Empat Kecamatan

Aksi pencurian dilaporkan terjadi di empat kecamatan, yakni:

  • Modung
  • Kwanyar
  • Tanah Merah
  • Galis

Mayoritas korban merupakan peternak kecil yang memelihara sapi di kandang sederhana di lingkungan rumah.

“Masyarakat sangat khawatir, karena sapi itu dirawat sejak lama dan biasanya dijual saat Idul Adha,” ujarnya.

Warga Resah, Minta Polisi Bertindak Tegas

PKDI bersama para kepala desa mendesak aparat kepolisian segera bertindak cepat untuk menangkap pelaku dan memutus rantai aksi kriminal tersebut.

“Kami mendesak kepolisian segera mengungkap dan menangkap pelaku agar masyarakat merasa aman,” kata Syaiful.

Pihaknya juga menyatakan kesiapan untuk membantu aparat dengan memberikan informasi terkait aktivitas mencurigakan di lingkungan desa.

“Kami siap bersinergi dengan kepolisian jika ada informasi terkait pelaku,” tambahnya.

Kasus Viral, Warga Semakin Khawatir

Salah satu warga, Suryadi, mengaku keresahan meningkat setelah dua kasus pencurian sapi viral di media sosial.

“Kami butuh keamanan. Harapannya polisi bertindak tegas agar kejadian ini tidak terus berulang,” ujarnya.

Ia menilai peningkatan patroli dan pengawasan di wilayah rawan menjadi langkah penting untuk menekan angka kriminalitas menjelang Idul Adha.

Polisi Belum Beri Keterangan

Sementara itu, Kasatreskrim Polres Bangkalan, AKP Hafid Dian Maulidi, belum memberikan keterangan resmi terkait perkembangan kasus pencurian tersebut.

Kondisi ini menambah kekhawatiran masyarakat yang berharap adanya langkah cepat dan konkret dari aparat penegak hukum. (*)


Poin Utama Berita

  • Pencurian sapi meningkat jelang Idul Adha 2026 di Bangkalan
  • Diduga dilakukan oleh komplotan terorganisir
  • Terjadi di 4 kecamatan: Modung, Kwanyar, Tanah Merah, Galis
  • Peternak kecil menjadi korban utama
  • PKDI desak polisi segera tangkap pelaku
  • Warga resah setelah kasus viral di media sosial
  • Masyarakat siap bantu aparat dengan informasi
  • Polisi belum beri keterangan resmi