Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWA

2 Pesawat Haji Bermasalah, Menhaj Mochamad Irfan Yusuf Tegur Keras Saudi Arabian Airlines: Jemaah Tertunda, Pemerintah Bertindak

18
×

2 Pesawat Haji Bermasalah, Menhaj Mochamad Irfan Yusuf Tegur Keras Saudi Arabian Airlines: Jemaah Tertunda, Pemerintah Bertindak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | Sentrapos.co.id — Pemerintah Indonesia melalui Menteri Haji dan Umrah, Mochamad Irfan Yusuf, melayangkan teguran keras kepada maskapai Saudi Arabian Airlines setelah dua pesawat pengangkut calon jemaah haji (CJH) mengalami gangguan teknis.

Insiden ini menyebabkan keterlambatan keberangkatan jemaah dari Embarkasi Surabaya dan Batam, sehingga memicu perhatian serius pemerintah terhadap kesiapan layanan penerbangan haji.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Kami sudah mengingatkan sejak awal agar kesiapan teknis benar-benar matang. Namun ternyata masih terjadi kendala. Teguran keras sudah kami sampaikan,” tegas Irfan Yusuf.


Dua Insiden Teknis Ganggu Jadwal Haji

Gangguan pertama terjadi pada Minggu (26/4/2026), saat pesawat rute Surabaya–Madinah terpaksa melakukan pendaratan darurat di Bandara Internasional Kualanamu akibat masalah pada sistem hidrolik.

Sebanyak 380 jemaah terdampak harus diinapkan di sejumlah hotel sambil menunggu kepastian keberangkatan.

Sementara itu, gangguan kedua terjadi pada Senin (27/4/2026) di Bandara Hang Nadim. Pesawat Embarkasi Batam Kloter 5 mengalami kendala pada sistem flight control dan tidak dapat melanjutkan penerbangan.


Pemerintah Pastikan Hak Jemaah Terpenuhi

Pemerintah memastikan seluruh jemaah yang terdampak tetap mendapatkan fasilitas terbaik, mulai dari akomodasi hingga konsumsi selama masa penundaan.

“Tim kami di lapangan terus memantau dan mendampingi jemaah untuk memastikan semua kebutuhan terpenuhi,” ujar Irfan.

Untuk jemaah Surabaya, keberangkatan ulang dijadwalkan pada Senin (27/4/2026) pukul 17.00 WIB. Sementara untuk jemaah Batam, masih menunggu kesiapan pesawat pengganti.


Evaluasi Serius Layanan Penerbangan Haji

Insiden ini menjadi sorotan penting dalam pelaksanaan ibadah haji tahun ini. Pemerintah menegaskan bahwa aspek keselamatan dan kenyamanan jemaah tidak bisa ditawar.

“Penerbangan adalah faktor krusial. Kami tidak ingin kejadian serupa terulang,” tegas Irfan.

Evaluasi menyeluruh terhadap kesiapan maskapai dan sistem cadangan akan terus dilakukan guna memastikan kelancaran ibadah haji ke depan. (*)


Poin Utama Berita

  • Dua pesawat haji alami gangguan teknis di Medan dan Batam
  • Menteri Haji dan Umrah layangkan teguran keras ke Saudi Airlines
  • 380 jemaah terdampak harus diinapkan di hotel
  • Pemerintah pastikan fasilitas jemaah tetap terpenuhi
  • Evaluasi layanan penerbangan haji akan diperketat
  • Keselamatan dan kenyamanan jemaah jadi prioritas utama
error: Content is protected !!