Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHHUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Polres Gresik Resmi Operasikan ETLE Handheld, Tilang Kini Lebih Fleksibel dan Transparan

35
×

Polres Gresik Resmi Operasikan ETLE Handheld, Tilang Kini Lebih Fleksibel dan Transparan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

GRESIK | Sentrapos.co.id — Transformasi digital dalam penegakan hukum lalu lintas terus diperkuat. Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Gresik kini resmi mengoperasikan Electronic Traffic Law Enforcement (ETLE) handheld, sebuah inovasi berbasis teknologi yang memungkinkan penindakan pelanggaran dilakukan secara lebih fleksibel, transparan, dan akuntabel.

Berbeda dengan ETLE statis yang hanya mengandalkan kamera di titik tertentu, ETLE handheld memungkinkan petugas bergerak aktif menjangkau berbagai lokasi rawan pelanggaran yang selama ini sulit terpantau.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Perangkat ini berbentuk telepon genggam khusus yang terhubung langsung dengan pusat data nasional. Petugas cukup mendokumentasikan pelanggaran kasat mata seperti tidak memakai helm, melawan arus, hingga penggunaan ponsel saat berkendara.

Sistem Digital Minim Interaksi Langsung

Setiap pelanggaran yang terekam akan dikirim otomatis ke sistem untuk diverifikasi sebelum ditindaklanjuti. Hal ini menjadi langkah strategis untuk meminimalkan interaksi langsung antara petugas dan pelanggar.

“Penindakan menjadi lebih fleksibel, namun tetap berbasis sistem dan data. Masyarakat juga bisa langsung melakukan verifikasi secara transparan,” tegas Kasat Lantas Polres Gresik, AKP Nur Arifin, Jumat (24/4/2026).

Dua Mekanisme Penindakan

Dalam implementasinya, ETLE handheld memiliki dua metode penindakan:

  1. Tanpa pemberhentian langsung
    Pelanggaran direkam saat patroli, diverifikasi, lalu surat konfirmasi dikirim ke alamat pemilik kendaraan.
  2. Penindakan langsung di tempat
    Petugas menghentikan pelanggar dan melakukan input data secara real time di lokasi.

Teknologi ini juga dilengkapi fitur barcode untuk verifikasi serta printer portabel yang memungkinkan pencetakan bukti pelanggaran secara langsung.

Pembayaran Non Tunai, Cegah Penyimpangan

Setelah data tervalidasi, pelanggar diwajibkan melengkapi identitas seperti KTP dan SIM melalui sistem. Selanjutnya, pembayaran denda dilakukan melalui perbankan resmi yang telah ditunjuk.

“Semua proses dilakukan secara sistematis dan non tunai, sehingga menghindari praktik nonprosedural,” jelas Arifin.

Edukasi dan Kesadaran Berlalu Lintas

Selain sebagai alat penegakan hukum, ETLE handheld juga berfungsi sebagai sarana edukasi bagi masyarakat agar lebih disiplin dalam berlalu lintas.

Dengan sistem pengawasan berbasis teknologi yang semakin luas, diharapkan kesadaran pengguna jalan di wilayah Gresik terus meningkat.

“Yang terpenting bukan sekadar penindakan, tetapi keselamatan diri sendiri dan pengguna jalan lainnya,” pungkasnya.

Penerapan ETLE handheld ini menjadi bagian dari komitmen Polri dalam menghadirkan sistem pengawasan lalu lintas yang modern, terintegrasi, dan berkelanjutan. (*)


Poin Utama Berita

  • Polres Gresik resmi operasikan ETLE handheld
  • Sistem tilang digital lebih fleksibel dan mobile
  • Petugas bisa menindak pelanggaran tanpa titik kamera tetap
  • Minim interaksi langsung, kurangi potensi penyimpangan
  • Dua metode penindakan: langsung dan tidak langsung
  • Dilengkapi barcode dan printer portabel
  • Pembayaran denda dilakukan non tunai via bank
  • Berfungsi sebagai edukasi untuk tertib berlalu lintas
error: Content is protected !!