Pertemuan di Istana Elysee Hasilkan Sejumlah Kesepakatan Penting, dari Dukungan Kemerdekaan Palestina hingga Penguatan Kerja Sama Pertahanan
PARIS | Sentrapos.co.id – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto kembali melakukan kunjungan kenegaraan ke Prancis dan bertemu langsung dengan Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris, Kamis (29/5) waktu setempat. Pertemuan tersebut menjadi kunjungan ketiga Prabowo ke Prancis sepanjang tahun 2026 dan menegaskan semakin eratnya hubungan strategis antara kedua negara.
Kedatangan Prabowo disambut hangat oleh Presiden Macron dengan pelukan persahabatan di halaman Istana Elysee. Dalam agenda bilateral tersebut, Prabowo turut didampingi putranya, Didit Hediprasetyo.
Pertemuan kedua kepala negara membahas sejumlah isu strategis global dan regional, mulai dari perdamaian Timur Tengah, kemerdekaan Palestina, hingga peningkatan kerja sama pertahanan dan latihan militer gabungan Indonesia-Prancis.
“Indonesia tetap berpandangan bahwa tidak akan ada perdamaian di Timur Tengah tanpa solusi dua negara dan keadilan bagi rakyat Palestina,” tegas Presiden Prabowo.
Palestina dan Perdamaian Timur Tengah Jadi Sorotan Utama
Dalam pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo menegaskan bahwa Indonesia dan Prancis memiliki kesamaan pandangan terkait pentingnya menjaga stabilitas kawasan Timur Tengah.
Prabowo menyatakan dukungan terhadap solusi dua negara (two-state solution) sebagai jalan utama untuk mewujudkan kemerdekaan Palestina sekaligus menciptakan perdamaian berkelanjutan di kawasan.
“Perdamaian di Timur Tengah merupakan kepentingan bersama kita. Prancis menjadi salah satu pelopor dalam mendorong dukungan terhadap solusi dua negara dan kemerdekaan Palestina,” ujar Prabowo.
Sementara itu, Presiden Emmanuel Macron memberikan apresiasi terhadap konsistensi Indonesia dalam mendukung upaya perdamaian dan hak-hak rakyat Palestina.
“Saya ingin menyampaikan apresiasi atas peran Anda dan sikap berani yang Anda ambil demi mendukung perdamaian di Timur Tengah, termasuk dukungan terhadap pengakuan Palestina,” kata Macron.
Selain isu Palestina, kedua pemimpin juga menegaskan komitmen bersama untuk menjaga stabilitas dan kedaulatan Lebanon, termasuk melalui kerja sama pasukan perdamaian PBB dalam misi United Nations Interim Force in Lebanon (UNIFIL).
Rafale Tiba, Indonesia-Prancis Perkuat Kerja Sama Militer
Selain isu geopolitik, sektor pertahanan menjadi salah satu agenda utama dalam pertemuan tersebut.
Presiden Macron menyoroti tibanya pesawat tempur Rafale pertama di Indonesia sebagai simbol nyata semakin kuatnya kemitraan strategis kedua negara.
“Pesawat tempur Rafale pertama yang tiba di Indonesia menjadi bukti nyata hubungan strategis yang terus berkembang antara kedua negara,” ujar Macron.
Prancis dan Indonesia juga sepakat memperluas kerja sama militer melalui peningkatan pelatihan, penguatan interoperabilitas pasukan, serta latihan militer gabungan berskala besar.
Salah satu agenda penting yang diumumkan adalah pelaksanaan Misi Pegasus 2026, latihan militer bersama yang akan digelar pada September mendatang.
“Kami akan memperkuat upaya pelatihan dan kerja sama operasional, termasuk melalui misi Pegasus pada September 2026,” tegas Macron.
Latihan tersebut akan melibatkan unsur angkatan udara, angkatan laut, dan angkatan darat kedua negara dalam rangka meningkatkan kemampuan operasional serta memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.
Hubungan Bilateral Naik ke Level Baru
Macron menegaskan hubungan Indonesia dan Prancis saat ini telah berkembang ke tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya, khususnya di bidang pertahanan dan keamanan.
Kedua negara juga membuka peluang kerja sama baru di berbagai sektor strategis, termasuk industri pertahanan, teknologi, ekonomi hijau, dan penguatan stabilitas kawasan.
Pertemuan Prabowo dan Macron menjadi sinyal kuat bahwa Indonesia semakin memainkan peran penting dalam diplomasi global, sekaligus memperkuat posisinya sebagai mitra strategis negara-negara besar dunia di tengah dinamika geopolitik internasional yang terus berkembang. (*)
Poin Utama Berita
- Presiden Prabowo Subianto bertemu Presiden Emmanuel Macron di Istana Elysee, Paris.
- Pertemuan menjadi kunjungan ketiga Prabowo ke Prancis sepanjang 2026.
- Indonesia dan Prancis sepakat mendukung solusi dua negara untuk kemerdekaan Palestina.
- Macron mengapresiasi peran Indonesia dalam mendorong perdamaian Timur Tengah.
- Kedua negara memperkuat kerja sama pertahanan dan keamanan strategis.
- Pesawat tempur Rafale pertama telah tiba di Indonesia sebagai simbol kemitraan pertahanan.
- Indonesia dan Prancis akan menggelar latihan militer gabungan Pegasus 2026.
- Kerja sama militer mencakup angkatan udara, laut, dan darat.
- Hubungan bilateral Indonesia-Prancis disebut memasuki level strategis yang lebih tinggi.

















