Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Prabowo Peringatkan Krisis Energi ASEAN: Timur Tengah Memanas, Ketahanan Energi dan Pangan Jadi Prioritas Mendesak

22
×

Prabowo Peringatkan Krisis Energi ASEAN: Timur Tengah Memanas, Ketahanan Energi dan Pangan Jadi Prioritas Mendesak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CEBU | Sentrapos.co.id — Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa ketahanan energi kini menjadi isu paling mendesak yang harus segera direspons negara-negara ASEAN di tengah meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan geopolitik dunia, khususnya di kawasan Timur Tengah.

Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus Brunei Darussalam–Indonesia–Malaysia–Philippines East ASEAN Growth Area (BIMP-EAGA) yang menjadi bagian dari rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Cebu, Filipina, Kamis (7/5/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Ketahanan energi adalah salah satu isu penting yang kita hadapi saat ini. Dengan meningkatnya tekanan global dan ketidakstabilan di Timur Tengah, ini bukan lagi masalah jangka panjang, melainkan masalah mendesak,” tegas Presiden Prabowo.

Prabowo Soroti Ancaman Global dan Masa Depan ASEAN

Dalam pidatonya, Presiden Prabowo menilai dunia sedang menghadapi situasi yang semakin kompleks, mulai dari ketegangan geopolitik, ancaman krisis energi, hingga tantangan pangan global yang dapat berdampak langsung terhadap stabilitas masyarakat ASEAN.

Menurut Presiden, kawasan BIMP-EAGA memiliki potensi besar untuk menjadi pusat pengembangan energi terbarukan ASEAN melalui tenaga air, tenaga surya, tenaga angin, hingga optimalisasi lahan produktif.

Namun demikian, Presiden mempertanyakan kesiapan negara-negara anggota untuk bergerak cepat memanfaatkan potensi tersebut.

“Pertanyaannya adalah apakah kita siap untuk bertindak berdasarkan potensi tersebut. Bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan subregional kita, tetapi juga untuk berkontribusi pada transisi energi ASEAN,” ujar Prabowo.

Indonesia Dorong Energi Bersih ASEAN

Presiden Prabowo menegaskan Indonesia saat ini tengah mempercepat pembangunan energi baru dan terbarukan sebagai bagian dari strategi transisi energi nasional.

Salah satu proyek besar yang disoroti adalah pembangunan pembangkit listrik tenaga surya berkapasitas 100 gigawatt (GW).

“Transisi energi kita sedang melaju dengan kecepatan penuh. Kita tengah bangun tenaga surya 100 GW. Bersama-sama kita tingkatkan infrastruktur energi kita. BIMP-EAGA memiliki potensi yang besar,” kata Presiden.

Selain energi surya, Presiden juga mendorong percepatan pengembangan tenaga air di Kalimantan (Borneo), proyek energi surya di Palawan, serta energi angin di wilayah pesisir ASEAN.

Ketahanan Pangan Juga Jadi Sorotan

Tak hanya energi, Presiden Prabowo menekankan bahwa ketahanan pangan juga menjadi isu fundamental yang wajib mendapat perhatian serius seluruh negara ASEAN.

Menurutnya, keselamatan masyarakat dan keberlanjutan mata pencaharian rakyat harus menjadi prioritas utama kerja sama kawasan.

“Prioritas kita jelas, melindungi keselamatan dan mata pencaharian rakyat kita. Visi BIMP-EAGA 2035 telah memberi kita arah yang jelas. Sekarang tugasnya adalah mewujudkannya,” ucap Presiden.

Presiden juga menilai kerja sama BIMP-EAGA harus berkembang menjadi lebih adaptif, responsif, dan berdampak nyata bagi masyarakat kawasan.

Prabowo Tekankan Solidaritas ASEAN

Dalam forum tersebut, Presiden Prabowo turut menggarisbawahi pentingnya solidaritas dan kolaborasi kawasan menghadapi perubahan dunia yang semakin cepat dan penuh ketidakpastian.

Menurut Presiden, penguatan konektivitas subkawasan seperti jaringan listrik Trans Borneo Power Grid menjadi bagian penting dalam memperkuat ketahanan energi ASEAN.

Selain itu, Presiden menilai agenda besar tersebut membutuhkan dukungan pembiayaan, transfer teknologi, serta kemitraan strategis antarnegara dan mitra pembangunan regional.

“Semua ini tidak akan terjadi tanpa dukungan yang tepat. Kita perlu mengamankan pendanaan, memobilisasi keahlian teknis, dan memperdalam kemitraan dengan Mitra Pembangunan regional,” tegasnya.

Dari Cebu, Filipina, Presiden Prabowo mengirim pesan kuat bahwa masa depan ASEAN tidak hanya ditentukan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga kemampuan kawasan menjaga ketahanan energi, pangan, dan stabilitas sosial di tengah ancaman global yang terus berkembang. (*)


Poin Utama Berita

  • Presiden Prabowo menyoroti krisis ketahanan energi sebagai ancaman mendesak ASEAN.
  • Ketidakstabilan Timur Tengah disebut berdampak besar terhadap energi global.
  • Prabowo meminta negara ASEAN mempercepat transisi energi bersih.
  • Indonesia tengah membangun proyek tenaga surya 100 GW.
  • BIMP-EAGA dinilai memiliki potensi besar energi air, surya, dan angin.
  • Presiden menekankan pentingnya ketahanan pangan selain energi.
  • Penguatan jaringan listrik Trans Borneo Power Grid jadi perhatian.
  • ASEAN diminta lebih adaptif menghadapi dinamika global.
  • Presiden menegaskan solidaritas kawasan menjadi kunci stabilitas ASEAN.
  • KTT BIMP-EAGA berlangsung dalam rangkaian KTT ke-48 ASEAN di Filipina.