Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Trump Larang Israel Serang Lebanon Usai Gencatan Senjata, Tegaskan “Cukup Ya Cukup!”

40
×

Trump Larang Israel Serang Lebanon Usai Gencatan Senjata, Tegaskan “Cukup Ya Cukup!”

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WASHINGTON | Sentrapos.co.id — Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, secara tegas melarang Israel kembali melancarkan serangan ke Lebanon setelah tercapainya kesepakatan gencatan senjata di kawasan tersebut.

Pernyataan keras itu disampaikan Trump melalui media sosial Truth Social, sebagai respons atas meningkatnya eskalasi konflik antara Israel dan kelompok Hizbullah.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Israel tak boleh lagi membom Lebanon. U.S.A melarang mereka menyerangnya. Cukup ya cukup!!!,” tegas Trump.

Sebelumnya, Trump juga mengumumkan bahwa kedua pihak telah sepakat untuk melakukan gencatan senjata sementara selama 10 hari guna meredakan konflik bersenjata yang terus meningkat.

Kesepakatan tersebut dicapai setelah komunikasi intensif antara Trump dengan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, dan Presiden Lebanon, Joseph Aoun.

“Kedua pemimpin sepakat untuk memulai gencatan senjata selama 10 hari pada pukul 17.00 EST,” ungkap Trump.

Trump menilai kedua pihak memiliki keinginan kuat untuk menghentikan konflik dan membuka jalan menuju perdamaian jangka panjang.

“Kedua belah pihak ingin melihat perdamaian, dan saya percaya itu akan terjadi, dengan cepat,” tambahnya.

Untuk memastikan implementasi kesepakatan berjalan efektif, Trump telah menginstruksikan Wakil Presiden AS, JD Vance, Menteri Luar Negeri Marco Rubio, serta Ketua Kepala Staf Gabungan Dan Caine, agar bekerja sama dengan kedua negara.

Konflik di kawasan tersebut sebelumnya meningkat sejak 2 Maret, ketika Hizbullah melancarkan serangan sebagai bentuk dukungan terhadap Iran, yang kemudian dibalas oleh Israel dengan serangan ke wilayah Lebanon.

Trump memastikan bahwa kesepakatan gencatan senjata ini juga mencakup Hizbullah sebagai pihak yang terlibat dalam konflik.

“Hari ini mereka akan melakukan gencatan senjata, dan itu akan mencakup Hizbullah,” jelas Trump kepada wartawan di Gedung Putih.

Langkah ini dinilai sebagai upaya strategis Amerika Serikat untuk meredam ketegangan di Timur Tengah sekaligus mencegah konflik meluas menjadi perang regional yang lebih besar. (*)


Poin Utama Berita

  • Donald Trump larang Israel menyerang Lebanon
  • Pernyataan tegas disampaikan lewat Truth Social
  • Gencatan senjata disepakati selama 10 hari
  • Netanyahu dan Presiden Lebanon sepakat hentikan konflik
  • Hizbullah ikut dalam kesepakatan gencatan senjata
  • AS kirim pejabat tinggi untuk kawal perdamaian
  • Konflik dipicu eskalasi sejak 2 Maret terkait Iran