Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWAVIRAL

Viral Siswa SD “Berseluncur” di Jembatan Rusak Cianjur, Akses Sekolah Ekstrem Picu Sorotan Publik

47
×

Viral Siswa SD “Berseluncur” di Jembatan Rusak Cianjur, Akses Sekolah Ekstrem Picu Sorotan Publik

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

CIANJUR | Sentrapos.co.id — Sebuah video yang memperlihatkan siswa Sekolah Dasar (SD) harus berseluncur di jembatan rusak viral di media sosial dan memicu keprihatinan publik.

Dalam video tersebut, tampak anak-anak sekolah terpaksa melewati jembatan dengan kemiringan ekstrem tanpa penopang yang layak. Kondisi jembatan yang miring ke arah lembah dan jurang membuat akses tersebut sangat berbahaya.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Peristiwa ini diketahui terjadi di Desa Cijati, Kabupaten Cianjur, tepatnya di jalur penghubung Kampung Rawalame dan Rawahuni, wilayah Cianjur Selatan.

Jembatan tersebut merupakan akses utama yang setiap hari digunakan siswa untuk berangkat ke sekolah.

“Hati-hati ya… pelan-pelan,” terdengar suara perekam dalam video, mengingatkan para siswa yang melintas.

Tak hanya itu, perekam juga sempat menyampaikan harapan agar pemerintah daerah segera turun tangan memperbaiki kondisi jembatan tersebut.

Potret Nyata Ketimpangan Akses Pendidikan

Meski dalam kondisi membahayakan, para siswa tetap menunjukkan semangat tinggi untuk menuntut ilmu. Mereka rela menghadapi risiko demi bisa sampai ke sekolah.

Fenomena ini menjadi gambaran nyata bahwa akses pendidikan di sejumlah daerah masih menghadapi tantangan serius.

Bukan hanya soal fasilitas sekolah, tetapi juga infrastruktur penunjang seperti jalan dan jembatan yang aman.

Viral dan Tuai Simpati Netizen

Sejak beredar, video tersebut langsung menuai beragam respons dari warganet. Banyak yang mengaku prihatin dan berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret.

Sebagian netizen juga berharap video tersebut sampai ke perhatian Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.

Selain itu, ada pula yang menyoroti ketimpangan pembangunan infrastruktur di wilayah terpencil dibandingkan daerah perkotaan.

Sorotan Infrastruktur: Jalan Rusak Juga Viral

Sebelumnya, kondisi infrastruktur di Cianjur juga menjadi perhatian setelah video jalan rusak dan berlumpur viral di media sosial.

Dalam video tersebut, sebuah kendaraan jenis Elf tampak kesulitan melintasi jalan tanjakan yang dipenuhi lumpur merah.

Menanggapi hal itu, Dedi Mulyadi mengaku telah berkoordinasi dengan Bupati Cianjur untuk penanganan.

“Saya sudah berkoordinasi dengan Bupati Cianjur,” ujarnya melalui akun media sosial.

Ia juga menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Cianjur telah menyiapkan anggaran sekitar Rp2,7 miliar untuk rekonstruksi jalan tersebut.

Pemerintah Akui Masih Banyak Infrastruktur Rusak

Dedi Mulyadi tidak menampik bahwa masih banyak infrastruktur jalan yang rusak di wilayah Jawa Barat, khususnya di daerah selatan seperti Cianjur, Garut, Sukabumi, dan Tasikmalaya.

“Saya mengakui masih banyak jalan di wilayah Provinsi Jawa Barat yang buruk,” tegasnya.

Ia menambahkan bahwa perbaikan infrastruktur membutuhkan kerja sama antara pemerintah provinsi dan kabupaten secara bertahap.

Harapan Perbaikan Segera Direalisasikan

Hingga kini, belum ada keterangan resmi terkait kapan jembatan rusak yang dilalui siswa SD tersebut akan diperbaiki.

Namun, viralnya video ini diharapkan dapat menjadi perhatian serius pemerintah agar keselamatan anak-anak sebagai generasi penerus bangsa lebih diutamakan. (*)


Poin Utama Berita

  • Video siswa SD berseluncur di jembatan rusak viral di media sosial
  • Lokasi di Desa Cijati, Cianjur Selatan
  • Jembatan miring ekstrem tanpa penopang, berisiko tinggi
  • Akses utama siswa menuju sekolah setiap hari
  • Netizen soroti ketimpangan akses pendidikan
  • Dedi Mulyadi diminta turun tangan
  • Infrastruktur jalan rusak di Cianjur juga sempat viral
  • Pemerintah siapkan anggaran Rp2,7 miliar untuk perbaikan jalan
  • Banyak wilayah Jabar masih alami infrastruktur buruk