Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

AS Klaim Tahu Kunci Kesepakatan Iran, Trump Tegaskan Perang Tanpa Batas Waktu

62
×

AS Klaim Tahu Kunci Kesepakatan Iran, Trump Tegaskan Perang Tanpa Batas Waktu

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

WASHINGTON | Sentrapos.co.id – Pemerintah Amerika Serikat mengklaim telah mengetahui pihak internal Iran yang berpotensi menyetujui kesepakatan akhir guna mengakhiri konflik yang tengah berlangsung.

Pernyataan ini disampaikan oleh Sekretaris Pers Gedung Putih, Karoline Leavitt, di tengah dinamika politik internal Iran yang disebut mengalami perpecahan.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Kami yakin tahu siapa di dalam Iran yang akan menyetujui kesepakatan,” ujar Leavitt, Kamis (23/4/2026).

Meski demikian, Leavitt menolak mengungkap identitas pihak tersebut dan menyerahkan detailnya kepada komunitas intelijen serta Presiden Amerika Serikat, Donald Trump.

“Kami ingin melihat tanggapan dan usulan yang terpadu dari pihak Iran,” tambahnya.

Ketidakpastian Kepemimpinan Iran

Salah satu hambatan utama dalam proses negosiasi adalah ketidakjelasan arah kebijakan dari Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei.

Pejabat AS mengaku belum mengetahui secara pasti apakah telah ada arahan konkret kepada tim negosiasi Iran atau justru terjadi kebingungan internal dalam menentukan sikap resmi negara.

Situasi ini dinilai memperlambat proses diplomasi yang sebelumnya diharapkan mampu meredakan ketegangan.

“Ketidakpastian kepemimpinan menjadi faktor krusial dalam stagnasi negosiasi,” menurut analisis pejabat AS.

Trump: Tidak Ada Batas Waktu Perang

Di sisi lain, Presiden Donald Trump menegaskan bahwa konflik dengan Iran tidak memiliki batas waktu penyelesaian.

Pernyataan tersebut sekaligus menepis spekulasi bahwa pemerintahannya tertekan oleh agenda politik domestik, termasuk pemilu paruh waktu.

“Tidak ada batas waktu. Kami tidak terburu-buru,” tegas Trump.

Ia menekankan bahwa fokus utama pemerintahannya adalah mencapai kesepakatan terbaik bagi kepentingan Amerika Serikat, bukan sekadar penyelesaian cepat.

Padahal sebelumnya, Trump sempat memperkirakan konflik ini akan berakhir dalam kurun waktu empat hingga enam minggu. Namun hingga kini, perang telah memasuki pekan ketujuh tanpa kepastian akhir.

Blokade dan Tekanan Diplomatik

Amerika Serikat juga terus melanjutkan kebijakan blokade terhadap pelabuhan-pelabuhan Iran, bahkan di tengah upaya perpanjangan gencatan senjata.

Washington mendesak Teheran untuk segera mengajukan proposal terpadu sebagai dasar untuk melanjutkan negosiasi.

“AS tetap menekan Iran agar segera memberikan proposal konkret untuk membuka jalan diplomasi,” menjadi strategi utama saat ini.

Langkah ini menandai pendekatan ganda AS yang menggabungkan tekanan militer dan diplomasi untuk memaksa tercapainya kesepakatan.

Risiko Geopolitik Global

Ketegangan yang terus berlangsung antara AS dan Iran berpotensi memicu dampak luas terhadap stabilitas kawasan Timur Tengah dan ekonomi global.

Konflik berkepanjangan tanpa kejelasan akhir meningkatkan risiko eskalasi yang lebih besar, terutama di jalur strategis seperti Selat Hormuz.

“Tanpa kepastian politik di dalam Iran, proses damai berpotensi semakin panjang,” menjadi kekhawatiran utama pengamat internasional. (*)


Poin Utama Berita

  • AS klaim mengetahui pihak Iran yang bisa menyetujui kesepakatan
  • Gedung Putih menilai ada perpecahan internal dalam rezim Iran
  • Identitas pihak tersebut dirahasiakan oleh pemerintah AS
  • Ketidakpastian kepemimpinan Mojtaba Khamenei hambat negosiasi
  • Trump tegaskan perang tidak memiliki batas waktu
  • Konflik telah memasuki pekan ketujuh tanpa kepastian akhir
  • AS tetap lanjutkan blokade dan tekanan diplomatik terhadap Iran
error: Content is protected !!