Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Selfie di Udara Picu Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan, AU Minta Maaf dan Perketat Aturan

55
×

Selfie di Udara Picu Tabrakan Jet Tempur Korea Selatan, AU Minta Maaf dan Perketat Aturan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SEOUL | Sentrapos.co.id – Angkatan Udara Korea Selatan (ROKAF) resmi menyampaikan permintaan maaf kepada publik setelah terungkap bahwa insiden tabrakan dua jet tempur pada 2021 disebabkan oleh aksi pilot yang berswafoto saat penerbangan.

Fakta tersebut terungkap dalam laporan resmi Dewan Audit dan Inspeksi yang dirilis pada Rabu (22/4/2026), mengungkap adanya pelanggaran prosedur serius dalam penerbangan militer.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Kami dengan tulus meminta maaf atas kekhawatiran publik akibat insiden ini,” ujar juru bicara Angkatan Udara Korea Selatan.

Insiden terjadi pada Desember 2021 saat dua jet tempur F-15K melakukan penerbangan formasi di wilayah dekat Daegu. Salah satu pilot diketahui melakukan manuver tidak terencana demi mengambil foto dan video pribadi.

Manuver Berbahaya Demi Konten Pribadi

Dalam laporan audit, pilot pendamping disebut berusaha mendapatkan sudut gambar terbaik dengan cara menaikkan dan memiringkan pesawat secara tajam tanpa izin.

Di saat yang sama, pilot lain juga merekam video dari pesawat utama. Kedua jet kemudian berada dalam jarak yang terlalu dekat hingga tabrakan tidak dapat dihindari.

“Manuver tidak sah untuk keperluan pribadi menjadi penyebab utama kecelakaan,” ungkap laporan audit.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, insiden ini menyebabkan kerusakan besar dengan estimasi mencapai 880 juta won atau sekitar Rp10,3 miliar.

Sanksi Tegas dan Evaluasi Sistem

Pihak Angkatan Udara Korea Selatan menjatuhkan sanksi berat kepada pilot yang terlibat. Pilot tersebut diskors dari tugas penerbangan, dikenai tindakan disipliner, dan akhirnya keluar dari dinas militer.

Selain itu, pilot juga diwajibkan mengganti sebagian kerugian akibat insiden tersebut.

“Kami telah mengambil langkah disipliner tegas untuk memastikan kejadian serupa tidak terulang,” tegas pihak AU.

Namun, Dewan Audit juga menyoroti lemahnya pengawasan internal saat itu, khususnya terkait penggunaan perangkat perekam selama penerbangan militer.

Aturan Diperketat, Keselamatan Jadi Prioritas

Pasca kejadian ini, Angkatan Udara Korea Selatan memperketat regulasi keselamatan penerbangan, termasuk larangan keras aktivitas non-operasional seperti pengambilan foto atau video pribadi saat bertugas.

Langkah ini diambil untuk memastikan standar keselamatan penerbangan militer tetap terjaga dan profesionalisme pilot tidak terganggu oleh aktivitas pribadi.

“Keselamatan penerbangan adalah prioritas utama, tidak boleh dikompromikan oleh tindakan individu,” menjadi komitmen terbaru AU Korea Selatan. (*)


Poin Utama Berita

  • Tabrakan dua jet tempur Korsel 2021 dipicu aksi selfie pilot
  • Pilot lakukan manuver berbahaya tanpa izin saat penerbangan
  • Insiden terjadi saat formasi jet F-15K di dekat Daegu
  • Tidak ada korban, namun kerugian capai Rp10,3 miliar
  • Pilot dijatuhi sanksi berat dan keluar dari militer
  • Audit ungkap lemahnya pengawasan saat kejadian
  • AU Korsel kini perketat aturan keselamatan penerbangan
error: Content is protected !!