PASURUAN | Sentrapos.co.id – Aksi perusakan mengejutkan terjadi di Balai Desa Pasrepan, Kecamatan Pasrepan, Kabupaten Pasuruan. Orang tidak dikenal (OTK) merusak sejumlah fasilitas penting, termasuk simbol negara, yang memicu perhatian publik.
Peristiwa ini diketahui pada Senin (20/4/2026) sekitar pukul 18.30 WIB di balai desa yang berada di Jalan Raya Bromo.
Salah satu warga, Hasani (55), pertama kali menemukan kondisi balai desa dalam keadaan mencurigakan setelah melihat pintu gerbang terbuka.
“Setelah dicek, ada beberapa barang rusak, lalu dilaporkan ke kepala desa,” ujar warga setempat.
Simbol Negara Jadi Sasaran
Petugas dari kepolisian yang datang ke lokasi menemukan sejumlah kerusakan serius. Di antaranya pigura foto Presiden dan Wakil Presiden, foto kepala daerah, hingga simbol negara seperti burung Garuda dan bendera Merah Putih.
“Petugas menemukan perusakan banner APBDes, pigura presiden dan wakil presiden, burung garuda dirobohkan, serta sobekan bendera Merah Putih,” jelas Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno.
Selain itu, tiang bendera juga dilaporkan roboh akibat aksi vandalisme tersebut.
Polisi Lakukan Penyelidikan Intensif
Kasus ini kini dalam penanganan pihak kepolisian. Garis polisi telah dipasang di lokasi kejadian untuk kepentingan olah tempat kejadian perkara (TKP).
“Kasusnya masih dalam penyelidikan,” tegas Iptu Joko.
Hingga saat ini, pelaku perusakan masih belum diketahui identitasnya. Polisi tengah mengumpulkan bukti serta keterangan saksi untuk mengungkap motif dan pelaku di balik aksi tersebut.
Dugaan Motif Masih Misterius
Belum diketahui apakah aksi ini murni kriminalitas, vandalisme, atau memiliki motif lain. Namun, perusakan terhadap simbol negara dinilai sebagai tindakan serius yang tidak bisa ditoleransi.
Peristiwa ini juga memicu kekhawatiran masyarakat terkait keamanan fasilitas publik di tingkat desa.
Imbauan Keamanan dan Kewaspadaan
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan serta segera melapor jika menemukan aktivitas mencurigakan di lingkungan sekitar.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya menjaga fasilitas publik dan simbol negara sebagai bagian dari identitas dan kedaulatan bangsa. (*Detik.com)
Poin Utama Berita
- Balai Desa Pasrepan dirusak oleh orang tak dikenal
- Foto Presiden dan Wakil Presiden ikut dirusak
- Bendera Merah Putih disobek dan tiang bendera dirobohkan
- Polisi telah memasang garis polisi dan melakukan penyelidikan
- Motif pelaku masih misterius dan dalam pendalaman
- Warga diminta meningkatkan kewaspadaan

















