Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Banjir Bandang Terjang Purwokerto Utara Banyumas, Warga Panik Terjebak di Kos hingga Tembok Rumah Jebol

14
×

Banjir Bandang Terjang Purwokerto Utara Banyumas, Warga Panik Terjebak di Kos hingga Tembok Rumah Jebol

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANYUMAS | Sentrapos.co.id – Banjir bandang menerjang sejumlah titik di Kecamatan Purwokerto Utara, Kabupaten Banyumas, usai hujan deras mengguyur wilayah tersebut pada Selasa (14/4/2026) siang. Air datang secara tiba-tiba dengan arus deras, merendam rumah warga dan memicu kepanikan.

Salah satu lokasi terdampak berada di hunian kos wilayah Kelurahan Sumampir. Penjaga kos, Wasimin, mengungkapkan banjir datang sangat cepat saat hujan deras mengguyur.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Cepat banget, mendadak. Hujan gede, air dari depan langsung masuk sampai ke rumah depan, garasi, bahkan ke kantor,” ujar Wasimin.

Air menggenang selama kurang lebih 30 menit sebelum akhirnya surut dengan cepat, menyerupai karakteristik banjir bandang.

“Kejadiannya hampir setengah jam, tapi airnya langsung surut, kayak banjir bandang. Ini baru pertama kali, biasanya tidak sebesar ini,” tambahnya.

Derasnya arus air bahkan membuat pintu bangunan tidak dapat dibuka karena tekanan air dari luar. Wasimin terpaksa menyelamatkan diri melalui atap bangunan.

“Pintu nggak bisa dibuka karena ketahan air. Saya akhirnya keluar lewat genteng dan toren. Anak-anak kos sempat minta tolong, tapi pintu nggak kuat dibuka,” jelasnya.

Sebanyak delapan penghuni kos sempat terjebak di dalam area tersebut. Mereka dilaporkan panik dan meminta bantuan petugas pemadam kebakaran.

Salah satu penghuni kos, Sabrina, mengaku tidak menyadari awal kejadian karena sedang berada di dalam kamar.

“Saya lagi garap skripsi. Pas keluar, semua sudah panik. Motor saya terendam sampai setinggi spion, kemungkinan sudah rusak,” ungkapnya.

Di lokasi berbeda, tepatnya di Perumahan Puri Intan, Kelurahan Pabuwaran, warga juga mengalami kejadian serupa. Seorang warga, Eliana Nurul Hidayati (63), menyebut air datang tiba-tiba dengan arus sangat deras.

“Saya lagi tiduran, tiba-tiba hujan angin, air langsung masuk seperti air bah, warnanya hitam, naik sampai seperut,” tuturnya.

Kondisi tersebut membuat Eliana tidak sempat menyelamatkan barang-barangnya.

“Saya panik, tidak bisa menyelamatkan apa-apa. Hanya bisa menyelamatkan diri dan minta tolong,” ujarnya.

Ia menduga banjir dipicu oleh proyek pembangunan di sebelah utara rumahnya. Debit air tinggi menyebabkan tembok bagian belakang rumah jebol.

“Dari utara ada proyek, airnya ke sini semua. Tembok jebol. Kolam gurame saya senilai jutaan rupiah hanyut, elektronik terendam, mobil juga terdampak,” ungkapnya.

Banjir berlangsung sekitar satu jam dengan arus sangat deras sebelum akhirnya surut. Peristiwa ini disebut sebagai yang pertama kali terjadi dengan skala sebesar itu di kawasan tersebut.

Meski tidak ada korban jiwa, kerugian material diperkirakan cukup besar. Warga berharap ada penanganan serius dari pihak terkait untuk mencegah kejadian serupa terulang. (*Detik.com)


Poin Utama Berita 

  • Banjir bandang tiba-tiba terjang Purwokerto Utara usai hujan deras
  • Warga kos sempat terjebak, pintu tak bisa dibuka akibat tekanan air
  • Evakuasi darurat dilakukan dengan naik ke atap bangunan
  • Air surut cepat dalam 30 menit hingga 1 jam
  • Tembok rumah warga jebol, diduga akibat proyek pembangunan
  • Kerugian material besar, termasuk kendaraan dan kolam ikan
  • Tidak ada korban jiwa, namun warga trauma dan panik