Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Banjir Solo Hari Ini: 9 Kelurahan Terendam, Air Capai 1,2 Meter, Warga Mengungsi ke Masjid

61
×

Banjir Solo Hari Ini: 9 Kelurahan Terendam, Air Capai 1,2 Meter, Warga Mengungsi ke Masjid

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SOLO | Sentrapos.co.id – Banjir masih merendam sejumlah wilayah di Kota Solo hingga Rabu (15/4/2026) siang. Sedikitnya 9 kelurahan terdampak, dengan ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga mencapai 1,2 meter.

Wilayah yang paling terdampak di antaranya Kelurahan Tipes dan Joyontakan, Kecamatan Serengan. Genangan air masih terlihat di permukiman warga, meski sebagian mulai berangsur surut.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Di Kelurahan Tipes, tepatnya RT 03 RW 15, air sempat mencapai dada orang dewasa pada Selasa malam (14/4/2026).

“Air masuk rumah sekitar pukul 21.00 WIB, ketinggian sampai dada. Baru mulai surut sekitar pukul 08.00 pagi,” ujar Damisri (45), warga setempat.

Akibat banjir tersebut, warga terpaksa mengungsi ke rumah tetangga. Bahkan, anak-anak dan lansia harus dievakuasi demi keselamatan.

Sementara itu, kondisi di Kelurahan Joyontakan juga tak kalah parah. Hingga siang hari, banjir masih menggenangi rumah warga dengan ketinggian mencapai pinggang orang dewasa di beberapa titik.

Sejumlah warga, terutama lansia, terpaksa mengungsi ke Masjid An-Nikmah karena rumah mereka masih terendam.

“Saya dievakuasi pakai perahu siang tadi. Air sempat setinggi perut,” kata Tumini (70), salah satu pengungsi.

Selain itu, warga lain mengungkapkan bahwa air sempat surut pada malam hari, namun kembali naik pada pagi hari.

“Semalam sempat surut, tapi pagi sekitar pukul 07.00 WIB air naik lagi dan masuk rumah,” ungkap Ririn, warga Joyontakan.


Penyebab Banjir: Luapan Kali Jenes dan Hujan Deras

Pemerintah Kota Solo mengungkapkan bahwa banjir disebabkan oleh luapan Kali Jenes yang tidak mampu menampung debit air akibat hujan deras dengan durasi lama di wilayah Solo Raya.

Selain itu, belum adanya talud atau tanggul di sejumlah titik sepanjang aliran sungai memperparah dampak banjir.

“Wilayah di sepanjang Sungai Jenes yang belum bertanggul hampir semuanya terdampak banjir,” tegas Sekda Solo, Budi Murtono.


Ratusan Rumah Terdampak, Warga Mengungsi

Data sementara menyebutkan ratusan rumah terdampak banjir di sejumlah kelurahan, antara lain:

  • Pajang
  • Kratonan
  • Joyosuran
  • Tipes
  • Bumi
  • Joyontakan
  • Panularan
  • Sondakan
  • Laweyan

Sebagian warga terpaksa mengungsi ke kantor kelurahan maupun tempat ibadah.

Tim gabungan dari BPBD, Basarnas, dan aparat setempat juga melakukan evakuasi menggunakan perahu di wilayah yang masih tergenang tinggi.


Pemkot Siaga, Antisipasi Banjir Susulan

Pemerintah Kota Solo memastikan kondisi banjir saat ini mulai berangsur surut, namun tetap siaga menghadapi potensi banjir susulan.

“Kami minta BPBD standby, buka posko, dan DPUPR segera cek pompa air untuk antisipasi jika hujan kembali tinggi,” tambah Budi.

Pemkot juga akan berkoordinasi dengan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) untuk penanganan jangka panjang, termasuk pembangunan talud di sepanjang aliran sungai. (*Detik.com)


Poin Utama Berita

  • Banjir rendam 9 kelurahan di Kota Solo
  • Ketinggian air mencapai 30 cm hingga 1,2 meter
  • Warga mengungsi ke masjid dan kantor kelurahan
  • Lansia dievakuasi menggunakan perahu
  • Penyebab utama: luapan Kali Jenes dan hujan deras
  • Belum adanya tanggul memperparah banjir
  • Pemkot Solo siaga banjir susulan dan siapkan posko