Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Gubernur Lemhannas Kunjungi KPK, Perkuat Pendidikan Antikorupsi untuk 110 Calon Pemimpin Nasional P4N

46
×

Gubernur Lemhannas Kunjungi KPK, Perkuat Pendidikan Antikorupsi untuk 110 Calon Pemimpin Nasional P4N

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily melakukan kunjungan kerja ke Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Selasa (22/4/2026). Kunjungan tersebut dalam rangka mendampingi peserta pendidikan Lemhannas yang mengikuti pembelajaran terkait integritas dan pendidikan antikorupsi.

Ace Hasan tiba di Gedung Merah Putih KPK sekitar pukul 09.59 WIB didampingi Sekretaris Utama Lemhannas Panca R.Z Panca. Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan nilai integritas bagi peserta Program Pendidikan Penyiapan dan Pemantapan Pimpinan Nasional (P4N).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Kita mau mengantar para peserta pendidikan Lemhannas yang sedang mendapatkan pendidikan dari KPK terkait integritas dan pendidikan antikorupsi,” ujar Ace Hasan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (23/4/2026).

Program P4N merupakan salah satu program strategis Lemhannas RI yang bertujuan menyiapkan calon pemimpin nasional dari berbagai sektor, termasuk unsur TNI, Polri, ASN, dan profesional.

Dalam program tersebut, peserta tidak hanya dibekali materi kepemimpinan, geopolitik, dan wawasan kebangsaan, tetapi juga pendidikan penting terkait tata kelola pemerintahan yang bersih dan berintegritas.

Ace Hasan menegaskan bahwa pembekalan antikorupsi menjadi bagian penting dalam mencetak pemimpin masa depan.

“Salah satu kurikulum pendidikan Lemhannas adalah membangun integritas dan antikorupsi. Selain memahami geopolitik dan konsensus kebangsaan, kami ingin mencetak calon pemimpin yang berintegritas,” tegasnya.

Kunjungan ke KPK juga menjadi bagian dari pembelajaran langsung bagi 110 peserta P4N angkatan ke-69. Mereka diperkenalkan secara langsung dengan praktik pemberantasan korupsi, mulai dari proses penyelidikan, penindakan, hingga pengelolaan barang rampasan negara.

Menurut Ace, pengalaman langsung ini penting agar peserta memahami realitas penegakan hukum dan pentingnya integritas dalam jabatan publik.

“Kami harapkan dengan kunjungan ini semakin memperkokoh integritas para calon pimpinan nasional,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Jenderal KPK Cahya Hardianto Harefa menyambut baik kerja sama tersebut. Ia menilai kolaborasi dengan Lemhannas menjadi langkah strategis dalam membangun budaya antikorupsi sejak dini.

“Harapannya ke depan kerja sama ini terus berlangsung untuk mencetak pemimpin nasional yang lebih berintegritas,” kata Cahya.

KPK menegaskan bahwa pendidikan antikorupsi melalui program seperti P4N menjadi bagian penting dalam upaya pencegahan korupsi jangka panjang di Indonesia. (*)


POIN UTAMA BERITA

  • Gubernur Lemhannas kunjungi KPK untuk pendidikan antikorupsi
  • 110 peserta P4N angkatan ke-69 ikut pembelajaran langsung di KPK
  • Fokus penguatan integritas calon pemimpin nasional
  • Peserta berasal dari TNI, Polri, ASN, dan profesional
  • KPK perkenalkan praktik pemberantasan korupsi secara langsung
  • Kolaborasi Lemhannas–KPK perkuat pendidikan antikorupsi nasional
error: Content is protected !!