BAMAKO | Sentrapos.co.id — Situasi keamanan di Mali kembali memanas setelah Menteri Pertahanan, Sadio Camara, dilaporkan tewas dalam serangan bom bunuh diri yang menargetkan kediamannya.
Serangan terjadi di wilayah Kati, sekitar 15 kilometer dari ibu kota Bamako, pada Sabtu (25/4/2026).
Juru bicara pemerintah, Issa Ousmane, mengungkapkan bahwa sebuah mobil bermuatan bahan peledak menabrak rumah korban dan langsung meledak.
“Mobil tersebut dikemudikan oleh pelaku bom bunuh diri yang menargetkan kediaman Menteri Pertahanan,” jelasnya.
Sempat Terjadi Baku Tembak
Setelah ledakan, situasi semakin mencekam dengan terjadinya baku tembak antara aparat keamanan dan kelompok penyerang.
Sadio Camara sempat mengalami luka serius dan dilarikan ke rumah sakit. Namun, nyawanya tidak tertolong dan meninggal dunia dalam perjalanan.
Hingga saat ini, pemerintah belum merilis secara rinci jumlah korban jiwa dalam insiden tersebut.
Kelompok Afiliasi Al-Qaeda Mengaku Bertanggung Jawab
Tak lama setelah serangan, kelompok militan Jama’at Nusrat al-Islam wal-Muslimin mengklaim bertanggung jawab.
Kelompok tersebut disebut memiliki keterkaitan dengan jaringan al-Qaeda dan diduga mendapat dukungan dari pemberontak etnis Tuareg.
Serangan ini mempertegas meningkatnya ancaman terorisme di kawasan Afrika Barat, khususnya Mali yang selama bertahun-tahun dilanda konflik bersenjata.
Pemerintah Sampaikan Duka
Pemerintah Mali menyampaikan duka mendalam atas jatuhnya korban, baik dari kalangan sipil maupun militer.
“Kami menyampaikan duka atas korban jiwa sipil dan militer yang jatuh,” ujar pejabat pemerintah.
Insiden ini menjadi pukulan berat bagi stabilitas keamanan nasional Mali.
PBB Kutuk Keras Serangan
Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) turut mengecam keras aksi teror tersebut.
Dalam pernyataan resminya, Sekretaris Jenderal PBB menyampaikan keprihatinan mendalam atas meningkatnya kekerasan di Mali.
“Sekjen sangat prihatin dengan laporan serangan di berbagai lokasi di Mali dan mengutuk keras aksi kekerasan tersebut,” demikian pernyataan kantor juru bicara PBB.
Ancaman Terorisme Kian Nyata
Serangan terhadap pejabat tinggi negara menunjukkan eskalasi serius ancaman terorisme di Mali.
Kondisi ini memperkuat kekhawatiran internasional terhadap stabilitas kawasan Afrika Barat yang terus dibayangi konflik bersenjata dan aktivitas kelompok ekstremis. (*)
Poin Utama Berita
- Menteri Pertahanan Mali tewas dalam serangan bom bunuh diri
- Serangan terjadi di Kati, dekat ibu kota Bamako
- Pelaku menggunakan mobil berisi bahan peledak
- Sempat terjadi baku tembak setelah ledakan
- Kelompok afiliasi al-Qaeda klaim bertanggung jawab
- Pemerintah belum rilis jumlah korban secara detail
- PBB mengecam keras serangan teror
- Ancaman terorisme di Afrika Barat semakin meningkat

















