SURABAYA | SENTRAPOS.CO.ID — Polda Jawa Timur mengungkap dugaan modus baru peredaran narkotika jenis kokain yang ditemukan di wilayah Sumenep, Madura. Kapolda Jatim, Irjen Nanang Avianto, menyebut metode ini diduga memanfaatkan jalur laut dengan cara dibuang dan terbawa arus hingga ke pesisir.
Temuan kokain sebelumnya menghebohkan publik karena dikemas dalam bentuk unik berlogo “Bugatti” dan diduga bernilai fantastis. Polisi pun langsung melakukan pemetaan jalur distribusi narkoba di wilayah Jawa Timur, termasuk kemungkinan melalui jalur udara, darat, hingga laut.
Namun dari hasil analisis awal, jalur laut dinilai paling memungkinkan digunakan oleh pelaku.
“Kalau lewat jalur udara hampir tidak mungkin, karena pasti ada pemeriksaan ketat. Tapi kalau lewat laut, dilepas seperti metode ranjau, ini yang sedang kami dalami,” tegas Irjen Nanang, Senin (20/4/2026).
Menurutnya, wilayah perairan antara Jawa Timur dan Kalimantan memiliki jalur internasional yang rawan dimanfaatkan jaringan narkotika. Paket kokain diduga sengaja dilepas di laut untuk kemudian diambil oleh pihak tertentu di titik yang telah ditentukan.
Polda Jatim juga mengaitkan temuan ini dengan kasus serupa di wilayah Kepulauan Selayar. Dugaan sementara, paket narkoba tersebut terbawa arus laut hingga terdampar di wilayah Sumenep.
“Kemungkinan terbawa arus. Karena lokasi temuan di Giligenting tidak jauh dari Sumenep, berbeda dengan Masalembo yang lebih jauh. Ini masih kami analisis,” ujarnya.
Lebih lanjut, Kapolda mengungkap bahwa metode ini mirip sistem “pantulan” seperti permainan karambol, di mana barang tidak langsung dikirim ke tujuan utama, melainkan melalui titik perantara.
“Istilahnya seperti ngeban dalam karambol, dipantulkan dulu ke wilayah tertentu sebelum sampai ke tujuan akhir,” jelasnya.
Sementara itu, Direktur Reserse Narkoba Polda Jatim, Kombes Kurniawan, memastikan bahwa barang bukti kokain yang ditemukan merupakan barang siap edar, bukan bahan baku.
“Ini sudah siap pakai dan siap diedarkan. Kami juga telah melakukan pengamanan di titik-titik perimeter lokasi penemuan,” ujarnya.
Saat ini, aparat kepolisian terus melakukan pendalaman untuk mengungkap jaringan di balik peredaran kokain tersebut, termasuk kemungkinan adanya pasar khusus yang menjadi target distribusi.
Polda Jatim juga tengah merancang pola pengawasan baru, khususnya di wilayah kepulauan yang dinilai rentan dimanfaatkan sebagai jalur masuk narkotika internasional.
Kasus ini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum, mengingat metode yang digunakan dinilai baru dan berpotensi menjadi tren baru dalam jaringan peredaran narkoba lintas wilayah. (*)
Poin Utama Berita
- Polda Jatim ungkap dugaan modus baru peredaran kokain via laut
- Kokain ditemukan di Sumenep dalam kemasan “Bugatti”
- Jalur laut dinilai paling memungkinkan dibanding udara dan darat
- Diduga paket narkoba dibuang di laut lalu terbawa arus
- Metode disebut mirip sistem “pantulan” (karambol)
- Barang bukti dipastikan siap pakai dan siap edar
- Polisi kaitkan dengan kasus serupa di Kepulauan Selayar
- Pengawasan wilayah kepulauan akan diperketat

















