Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INTERNASIONALPERISTIWA

Horor di Piramida Teotihuacán: Penembakan Massal Tewaskan Turis Kanada, 13 WNA Terluka Jelang Piala Dunia

40
×

Horor di Piramida Teotihuacán: Penembakan Massal Tewaskan Turis Kanada, 13 WNA Terluka Jelang Piala Dunia

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MEXICO CITY | SENTRAPOS.CO.ID – Tragedi berdarah mengguncang salah satu situs bersejarah paling ikonik di dunia. Aksi penembakan massal brutal terjadi di kawasan wisata Piramida Teotihuacán, Meksiko, pada Senin (20/4). Insiden mengerikan ini menewaskan satu wisatawan wanita asal Kanada dan melukai 13 orang lainnya, memicu kepanikan luar biasa di tengah persiapan negara tersebut menyambut Piala Dunia.

Pelaku yang diidentifikasi sebagai Julio César Jasso Ramírez, seorang warga negara Meksiko, melancarkan aksinya seorang diri. Usai menebar teror dan terlibat baku tembak dengan aparat, pelaku memilih mengakhiri hidupnya di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Pihak berwenang dari Kantor Kejaksaan Negara Bagian Meksiko yang langsung mengamankan Tempat Kejadian Perkara (TKP) menemukan sejumlah barang bukti mematikan.

“Tersangka penyerang menembakkan senjata ke arah anggota Garda Nasional, yang kemudian membalas tembakan. Penyerang terluka di bagian kaki dan kemudian, pada pukul 11:45 waktu setempat, ia mengakhiri hidupnya sendiri,” tegas Sekretaris Keamanan Negara Bagian Meksiko, Cristóbal Castañeda Camarillo, dilansir dari CNN.

Motif Gelap: Terinspirasi Columbine dan ‘Kekuatan Luar Bumi’

Penyelidikan awal mengungkap fakta mengejutkan terkait motif pelaku. Jaksa Agung Negara Bagian Meksiko, José Luis Cervantes Martínez, membeberkan bahwa ransel milik Ramírez berisi amunisi, senjata tajam, serta catatan tulisan tangan dan gambar yang merujuk pada tragedi penembakan massal di Sekolah Menengah Columbine, Amerika Serikat, pada April 1999.

Serangan di Teotihuacán ini ironisnya bertepatan dengan peringatan ke-27 tragedi Columbine. Lebih mengejutkan lagi, pelaku menulis dalam catatannya bahwa aksi kejinya tersebut “terinspirasi dari luar Bumi”. Pihak kejaksaan menolak merinci lebih jauh isi catatan tersebut demi kelancaran investigasi.

Mayoritas Korban Adalah Warga Negara Asing

Tembakan yang bergema di sekitar Piramida Bulan memicu histeria massal. Rekaman video di media sosial memperlihatkan wisatawan berhamburan menyelamatkan diri.

Kementerian Luar Negeri Kanada telah mengonfirmasi tewasnya satu warga negara mereka, sementara satu WN Kanada lainnya dilaporkan terluka. Duta Besar Amerika Serikat untuk Meksiko, Ronald Johnson, turut memastikan adanya korban dari pihak AS.

“Kami siap memberikan dukungan sesuai kebutuhan seiring otoritas Meksiko melanjutkan penyelidikan mereka,” ujar Ronald Johnson melalui unggahan di media sosial resminya.

Sekretaris Pemerintahan Meksiko merilis data bahwa dari 13 korban luka, tujuh di antaranya menderita luka tembak, sementara enam lainnya cedera akibat terjatuh saat panik. Daftar korban luka yang dilarikan ke rumah sakit mencakup enam warga AS, tiga warga Kolombia, satu warga Rusia, satu warga Brasil, satu warga Belanda, dan satu warga Kanada.

Pukulan Telak bagi Keamanan dan Pariwisata Meksiko

Insiden ini menjadi tamparan keras bagi otoritas keamanan Meksiko. Sorotan tajam kini tertuju pada jaminan keselamatan publik, mengingat dalam beberapa minggu ke depan Meksiko akan dibanjiri jutaan pengunjung internasional untuk perhelatan akbar Piala Dunia. Warga lokal Teotihuacán pun mulai menyuarakan kekhawatiran bahwa pengetatan keamanan pasca-tragedi ini akan melumpuhkan roda perekonomian pariwisata mereka.

Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, langsung turun tangan dan memastikan seluruh jajaran otoritas dari tingkat lokal hingga federal merespons insiden ini dengan serius.

“Apa yang terjadi hari ini di Teotihuacán sangat menyakitkan bagi kami. Saya menyampaikan solidaritas tulus saya kepada para korban dan keluarga mereka. Kami sedang berkomunikasi dengan Kedutaan Kanada dan pihak terkait lainnya untuk memberikan dukungan penuh,” tegas Presiden Sheinbaum.

Pemerintah Meksiko kini berpacu dengan waktu untuk memulihkan rasa aman dan memastikan tragedi serupa tidak terulang, terutama di tengah sorotan dunia internasional yang tengah tertuju ke negara tersebut. (*)

Poin Utama Berita

  • Insiden Mematikan: Terjadi penembakan massal di situs wisata Piramida Teotihuacán, Meksiko (20/4), menewaskan 1 turis wanita Kanada dan melukai 13 orang (mayoritas WNA).

  • Identitas & Nasib Pelaku: Pelaku bernama Julio César Jasso Ramírez (Warga Meksiko) bertindak sendirian dan tewas bunuh diri setelah baku tembak dengan Garda Nasional.

  • Motif Misterius: Pelaku membawa catatan yang merujuk pada penembakan Columbine 1999 dan mengklaim aksinya “terinspirasi dari luar Bumi”.

  • Kepanikan Jelang Piala Dunia: Penembakan memicu kepanikan massal turis dan menimbulkan kekhawatiran besar terhadap standar keamanan Meksiko yang akan segera menjadi tuan rumah Piala Dunia.

  • Respons Cepat Pemerintah: Presiden Meksiko Claudia Sheinbaum dan pihak keamanan langsung turun tangan serta berkoordinasi dengan kedutaan asing terkait para korban.

error: Content is protected !!