JAKARTA | Sentrapos.co.id — Presiden Prabowo Subianto kembali melakukan perombakan kabinet melalui reshuffle Kabinet Merah Putih Jilid V di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4). Sejumlah nama lama kembali muncul dengan posisi baru dalam struktur pemerintahan.
Sebanyak enam pejabat dilantik dalam kesempatan tersebut, termasuk Hasan Nasbi dan Abdul Kadir Karding yang kembali dipercaya mengisi jabatan strategis.
Hasan Nasbi Kembali ke Lingkar Istana
Hasan Nasbi kini dipercaya sebagai Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi. Sebelumnya, ia menjabat sebagai Kepala Kantor Komunikasi Presiden (PCO) sebelum mengalami reshuffle.
Dalam pernyataannya, Hasan menegaskan kesiapan untuk memperkuat komunikasi pemerintah agar lebih efektif dan mudah dipahami publik.
“Saya akan bekerja sama erat dengan Badan Komunikasi dan jajaran terkait agar pesan pemerintah bisa lebih sampai dan dipahami masyarakat,” ujar Hasan.
Perubahan struktur juga terjadi dengan transformasi PCO menjadi Badan Komunikasi (Bakom), yang kini dipimpin oleh M. Qodari.
Karding Comeback, Kini Pimpin Barantin
Nama lain yang kembali masuk kabinet adalah Abdul Kadir Karding. Setelah sebelumnya menjabat Menteri Perlindungan Pekerja Migran Indonesia, kini ia dipercaya sebagai Kepala Badan Karantina (Barantin).
Karding menegaskan fokus utamanya adalah memperkuat pengawasan tanpa menghambat aktivitas ekonomi nasional.
“Pengawasan harus ketat, tetapi tidak boleh mengganggu proses ekspor-impor yang berjalan,” tegas Karding.
Daftar Lengkap Pejabat yang Dilantik
Pelantikan dilakukan berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 50/PPA, 51/P, 52/P, dan 53/P Tahun 2026. Berikut daftar pejabat yang dilantik:
- Dudung Abdurachman — Kepala KSP
- M. Qodari — Kepala Bakom
- Hasan Nasbi — Penasihat Khusus Presiden
- Abdul Kadir Karding — Kepala Barantin
- Jumhur Hidayat — Menteri Lingkungan Hidup
- Hanif Faisol Nurofiq — Wakil Menteri Koordinator Pangan
Para pejabat tersebut mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden dengan komitmen menjalankan tugas sesuai konstitusi.
“Akan setia kepada UUD 1945 serta menjalankan peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya,” ucap Presiden saat memimpin pengucapan sumpah.
Dinamika Politik dan Penguatan Kabinet
Kembalinya sejumlah wajah lama dinilai sebagai strategi konsolidasi pemerintahan untuk memperkuat kinerja kabinet, khususnya di sektor komunikasi dan pengawasan strategis.
Reshuffle ini sekaligus menunjukkan langkah Presiden dalam menjaga stabilitas politik dan efektivitas pemerintahan di tengah dinamika nasional. (*)
Poin Utama Berita
- Prabowo lakukan reshuffle Kabinet Merah Putih Jilid V
- Enam pejabat dilantik di Istana Negara
- Hasan Nasbi jadi Penasihat Khusus Presiden bidang Komunikasi
- Abdul Kadir Karding ditunjuk sebagai Kepala Barantin
- PCO resmi berubah menjadi Badan Komunikasi (Bakom)
- Karding tekankan pengawasan tanpa ganggu ekspor-impor
- Pelantikan berdasarkan Keppres Tahun 2026
- Reshuffle dinilai sebagai strategi penguatan kabinet

















