Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Tragedi Rumah Tangga di Banyuwangi: Suami Bakar Istri Saat Salat Isya, Diduga Dipicu Masalah Ekonomi Keluarga

34
×

Tragedi Rumah Tangga di Banyuwangi: Suami Bakar Istri Saat Salat Isya, Diduga Dipicu Masalah Ekonomi Keluarga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BANYUWANGI | Sentrapos.co.id – Peristiwa tragis mengguncang warga Kecamatan Gambiran, Kabupaten Banyuwangi, setelah seorang suami berinisial S (63) diduga nekat membakar istrinya sendiri, NK (56), di dalam rumah mereka pada Jumat malam (24/4/2026).

Kejadian memilukan ini diduga kuat dipicu konflik rumah tangga yang berkaitan dengan masalah ekonomi keluarga, khususnya terkait permintaan uang untuk kebutuhan anak yang akan bekerja ke luar negeri.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Hal tersebut disampaikan oleh kakak kandung korban, Maskurin (57), yang turut dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

“Diduga penyiraman bensin tersebut dilakukan oleh suami korban karena masalah perekonomian keluarga untuk uang saku anak yang berangkat ke luar negeri,”
ungkap Maskurin kepada polisi.

Berdasarkan keterangan saksi, pertengkaran antara korban dan pelaku sudah terjadi sejak sore hari sekitar pukul 16.00 WIB dan berlanjut hingga malam hari.

Kapolsek Gambiran, AKP Dwi Wijayanto, mengungkapkan bahwa aksi tragis tersebut terjadi saat korban sedang menjalankan ibadah salat Isya.

“Sekitar pukul 23.50 WIB saat korban melaksanakan salat Isya, pelaku tiba-tiba menyiramkan bensin ke tubuh korban dan langsung menyulut api menggunakan korek,”
jelas AKP Dwi.

Setelah melakukan aksi keji tersebut, pelaku diduga juga mencoba membakar dirinya sendiri di dalam kamar dengan sisa bahan bakar yang ada.

“Diduga pelaku juga mengalami luka bakar karena mencoba membakar dirinya sendiri menggunakan sisa bensin yang telah digunakan sebelumnya,”
tambahnya.

Akibat insiden tersebut, kerugian material diperkirakan mencapai sekitar Rp500 ribu akibat kasur yang terbakar. Namun dampak paling serius adalah kondisi korban dan pelaku yang sama-sama mengalami luka bakar berat.

Korban NK mengalami luka bakar hingga 100 persen, sementara pelaku S mengalami luka bakar sekitar 80 persen. Keduanya kini telah dievakuasi dan menjalani perawatan intensif di RSUD Genteng Banyuwangi.

Pihak kepolisian masih melakukan pendalaman lebih lanjut untuk mengungkap motif pasti serta kronologi lengkap kejadian yang menggemparkan ini. (*)


Poin Utama Berita

  • Suami diduga bakar istri saat salat Isya di Banyuwangi
  • Kejadian terjadi di Kecamatan Gambiran, Banyuwangi
  • Diduga dipicu masalah ekonomi dan konflik rumah tangga
  • Korban mengalami luka bakar 100 persen, pelaku 80 persen
  • Keduanya dirawat di RSUD Genteng
  • Polisi masih mendalami motif dan kronologi kejadian
  • Rumah tangga korban diketahui sudah lama tidak harmonis dan sempat ajukan cerai
error: Content is protected !!