Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral Tebing Tambang Kapur Tuban Ambruk, Polisi Tegaskan: Sengaja Dirobohkan Demi Keselamatan

36
×

Viral Tebing Tambang Kapur Tuban Ambruk, Polisi Tegaskan: Sengaja Dirobohkan Demi Keselamatan

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

TUBAN, SENTRAPOS.CO.ID – Video detik-detik ambruknya tebing tambang batu kapur di Desa Pucangan, Kecamatan Palang, Kabupaten Tuban, Jawa Timur, viral di media sosial dan memicu kepanikan publik.

Peristiwa yang terjadi pada Selasa (21/4/2026) itu memperlihatkan tebing setinggi puluhan meter runtuh dengan suara gemuruh keras. Material longsoran menimbulkan kepulan debu putih tebal hingga menutupi jarak pandang di sekitar lokasi.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam video yang beredar luas, terdengar teriakan panik seorang pria yang berusaha menyelamatkan anaknya saat kejadian berlangsung.

“Allahu Akbar! Masya Allah! Allahu Akbar!” teriak perekam video saat menyaksikan longsoran besar tersebut.

Unggahan tersebut langsung dibanjiri komentar warganet. Sebagian besar mengaku khawatir dan mempertanyakan kemungkinan adanya korban dalam insiden tersebut.

“Moga gak ada korban,” tulis salah satu netizen, yang diamini banyak pengguna lainnya.

Tak hanya itu, sejumlah komentar juga menyoroti dampak aktivitas tambang terhadap kondisi lingkungan di wilayah Tuban. Warga menilai pengerukan batu kapur secara masif berpotensi merusak ekosistem alam.

“Banyak gunung di Tuban yang dulu ada sekarang hilang,” tulis netizen lainnya.

Meski demikian, pihak kepolisian memastikan bahwa peristiwa tersebut bukanlah bencana alam yang terjadi secara tiba-tiba, melainkan bagian dari proses teknis yang disengaja oleh pemilik lahan.

Kapolsek Palang, Ipda Wakid, menjelaskan bahwa tebing tersebut sengaja dirobohkan karena kondisi struktur yang sudah rawan ambruk dan berpotensi membahayakan.

“Intinya itu sengaja dirobohkan oleh pemilik lahan untuk menghindari ambruk sendiri yang bisa membahayakan orang lewat. Jadi tidak ada korban dan tidak ada laporan karena memang disengaja,” tegas Ipda Wakid, Rabu (22/4/2026).

Ia juga menambahkan bahwa lokasi tambang berada jauh dari permukiman warga, sehingga tidak menimbulkan dampak signifikan terhadap aktivitas masyarakat sekitar.

Meski terlihat dramatis dalam video, kepulan debu yang besar disebut sebagai hal wajar dalam proses perobohan struktur tambang batu kapur.

“Video terlihat ekstrem karena diambil dari jarak jauh. Itu proses teknis demi keamanan,” pungkasnya.

Peristiwa ini kembali memicu perhatian publik terhadap aktivitas pertambangan dan pentingnya pengawasan serta mitigasi risiko di kawasan rawan longsor. (*)


Poin Utama Berita

  • Video tebing tambang kapur di Tuban ambruk viral di media sosial
  • Kejadian terjadi di Desa Pucangan, Kecamatan Palang
  • Kepulan debu tebal dan suara gemuruh picu kepanikan warga
  • Warganet khawatir soal korban dan dampak lingkungan
  • Polisi pastikan tebing sengaja dirobohkan oleh pemilik lahan
  • Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut
  • Perobohan dilakukan sebagai langkah antisipasi keselamatan
error: Content is protected !!