Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHHEADLINE NEWSPERISTIWA

Tragedi Bekasi Timur: Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bertambah Jadi 14 Orang

22
×

Tragedi Bekasi Timur: Korban Tewas Kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Bertambah Jadi 14 Orang

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

BEKASI | Sentrapos.co.id – Insiden tragis kecelakaan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, kembali memakan korban jiwa lebih banyak. Hingga Selasa (28/4/2026) pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia bertambah menjadi 14 orang, sementara 84 lainnya mengalami luka-luka.

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI), Bobby Rasyidin, memastikan seluruh korban telah mendapatkan penanganan medis maksimal dan proses evakuasi terus dilakukan secara intensif.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Data terbaru hingga pukul 08.45 WIB, tercatat 14 orang meninggal dunia. Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut,” kata Bobby Rasyidin dalam keterangan resmi, Selasa (28/4/2026).

Sementara itu, sebanyak 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai rumah sakit di wilayah Bekasi dan sekitarnya.


Korban Luka Dirawat di Sejumlah Rumah Sakit

KAI menyebut seluruh korban luka telah dirujuk dan mendapatkan perawatan di sejumlah fasilitas kesehatan.

Beberapa rumah sakit yang menangani korban di antaranya RSUD Bekasi, RS Bella Bekasi, RS Primaya, RS Mitra Plumbon Cibitung, RS Bakti Kartini, RS Siloam Bekasi Timur, RS Hermina, hingga RS Mitra Keluarga Bekasi Timur dan Barat.

Tim medis terus melakukan penanganan intensif terhadap korban untuk memastikan kondisi mereka stabil dan mendapat pelayanan terbaik.

Langkah cepat ini dilakukan untuk meminimalkan dampak lanjutan dari kecelakaan besar tersebut.


KAI Tanggung Seluruh Biaya Korban

PT KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman korban meninggal dunia akan ditanggung sepenuhnya.

Pembiayaan tersebut dilakukan melalui skema asuransi dan dukungan langsung dari perusahaan sebagai bentuk tanggung jawab atas insiden tersebut.

“KAI menegaskan seluruh biaya pengobatan bagi korban luka serta biaya pemakaman bagi korban meninggal dunia ditanggung sepenuhnya oleh asuransi dan perusahaan,” ujar Bobby.

Pernyataan ini menjadi bentuk komitmen perusahaan dalam memberikan perlindungan maksimal kepada penumpang dan keluarga korban.


Barang Penumpang Diamankan di Layanan Lost and Found

Selain fokus pada penanganan korban, KAI juga memastikan barang-barang milik penumpang yang ditemukan di lokasi kejadian telah diamankan.

Seluruh barang kini berada di layanan lost and found untuk memudahkan proses pendataan dan pengembalian kepada keluarga korban maupun penumpang yang selamat.

Proses pendataan dilakukan secara terkoordinasi bersama pihak kepolisian guna mendukung proses identifikasi korban dan kebutuhan investigasi lebih lanjut.

Langkah ini juga penting agar seluruh aset pribadi penumpang dapat terjaga dengan baik pascakecelakaan.


Investigasi Penyebab Kecelakaan Masih Berlangsung

Hingga kini, penyebab pasti tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line masih dalam proses investigasi oleh pihak berwenang.

Petugas gabungan dari KAI, kepolisian, dan instansi terkait terus melakukan penyelidikan di lokasi untuk mengungkap kronologi pasti insiden maut tersebut.

Peristiwa ini menjadi salah satu kecelakaan kereta paling menyita perhatian publik sepanjang 2026 dan memicu sorotan besar terhadap sistem keselamatan transportasi perkeretaapian nasional.

Masyarakat berharap investigasi dilakukan secara transparan agar penyebab kejadian dapat segera diketahui dan tragedi serupa tidak terulang kembali. (*)


Poin Utama Berita

  • Korban tewas kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dan KRL di Bekasi Timur bertambah menjadi 14 orang
  • Sebanyak 84 korban mengalami luka-luka dan telah mendapatkan penanganan medis
  • Korban meninggal dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi
  • Korban luka dirawat di sejumlah rumah sakit di Bekasi dan sekitarnya
  • PT KAI memastikan seluruh biaya pengobatan dan pemakaman ditanggung penuh
  • Barang-barang penumpang telah diamankan di layanan lost and found
  • Pendataan barang dilakukan bersama pihak kepolisian
  • Investigasi penyebab kecelakaan masih terus berlangsung
error: Content is protected !!