Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWAVIRAL

Viral! Ibu Muda di Mojokerto Aniaya Anak Pemotor, Siram Air hingga Rampas Kunci Motor

32
×

Viral! Ibu Muda di Mojokerto Aniaya Anak Pemotor, Siram Air hingga Rampas Kunci Motor

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

MOJOKERTO | Sentrapos.co.id – Aksi seorang ibu muda (bumud) di Kota Mojokerto menuai kecaman publik setelah video dirinya memaki dan melakukan kekerasan terhadap seorang pemotor perempuan bersama anaknya viral di media sosial.

Peristiwa tersebut terjadi di Jalan Empunala, Kota Mojokerto, pada Selasa (14/4/2026) sekitar pukul 14.30 WIB. Dalam video yang beredar, terlihat pelaku yang mengendarai mobil Daihatsu Ayla hitam memarahi korban dengan nada tinggi hingga menarik perhatian warga sekitar.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Korban diketahui bernama Lutvia Indriana (33), seorang guru PJOK sekolah dasar. Saat kejadian, ia tengah dalam perjalanan pulang setelah mengajar sambil membonceng putranya yang masih duduk di bangku kelas 2 SD.

Insiden bermula ketika pelaku merasa jalannya dipotong oleh korban di Simpang 4 Sekarsari. Namun, korban mengaku hanya melaju pelan dan tidak merasa melakukan pelanggaran.

“Saya sudah minta maaf kalau memang salah, tapi responsnya tidak menerima. Bahkan saya tetap dimaki,” ujar Lutvia.

Tak hanya melontarkan kata-kata kasar, pelaku juga melakukan tindakan fisik. Anak korban yang berinisial MAH (9) menjadi sasaran kekerasan dengan dua kali ditoyor di bagian kepala.

Selain itu, pelaku juga menyiram air ke arah korban dan anaknya, memukul helm korban, hingga menyolok bagian mata korban yang menyebabkan luka di sudut mata kanan.

“Anak saya langsung menangis dan ketakutan. Dia sampai bilang tidak mau lewat jalan itu lagi,” ungkap Lutvia.

Situasi sempat memanas selama kurang lebih 30 menit. Warga sekitar dan seorang pengemudi ojek online berusaha meredakan konflik, namun pelaku tetap bersikeras menyalahkan korban.

Tak berhenti di situ, pelaku juga merampas kunci sepeda motor korban dan sempat menghalangi korban untuk meninggalkan lokasi.

Korban memilih tidak membalas perlakuan tersebut demi menjaga kondisi psikologis anaknya.

“Saya tidak ingin memberi contoh buruk pada anak saya. Saya memilih diam,” tegasnya.

Setelah pelaku meninggalkan lokasi, korban akhirnya dapat pulang dengan bantuan suaminya yang datang membawa kunci cadangan.

Akibat kejadian tersebut, anak korban mengalami trauma dan ketakutan. Bahkan, ia sempat menolak berangkat ke sekolah keesokan harinya.

Korban berharap pihak berwenang dapat memberikan tindakan tegas kepada pelaku agar kejadian serupa tidak terulang.

“Harapannya ada efek jera. Karena ini sudah membahayakan dan mengarah ke tindakan kriminal,” pungkasnya.

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan memicu keprihatinan terkait keselamatan pengguna jalan serta perlindungan terhadap anak. (*)


Poin Utama Berita

  • Video viral memperlihatkan ibu muda memaki dan menyerang pemotor di Mojokerto
  • Anak korban (9 tahun) menjadi korban kekerasan fisik (ditoyor 2 kali)
  • Pelaku juga menyiram air, memukul helm, dan menyolok mata korban
  • Insiden dipicu dugaan senggolan di jalan, namun korban sudah meminta maaf
  • Pelaku sempat merampas kunci motor korban dan menghalangi pergi
  • Anak korban mengalami trauma dan ketakutan pasca kejadian
  • Publik mendesak penegakan hukum dan efek jera terhadap pelaku