Musisi Calvin Dores mengaku tiga bulan tanpa pemasukan tetap hingga nekat berpikir menjual mata untuk modal usaha dan biaya keluarga
JAKARTA | Sentrapos.co.id – Musisi Calvin Dores akhirnya buka suara terkait unggahan viral dirinya yang mengaku ingin menjual mata demi memenuhi kebutuhan hidup keluarga. Di balik postingan yang menghebohkan media sosial tersebut, Calvin mengungkap dirinya tengah menghadapi tekanan ekonomi yang sangat berat.
Calvin mengaku sudah sekitar tiga bulan terakhir tidak memiliki pemasukan tetap sebagai pekerja lepas di dunia musik. Kondisi tersebut membuatnya terpuruk karena harus memikirkan kebutuhan anak, istri, hingga sang ibu yang sedang sakit.
“Itu sebenarnya berawal dari kegelisahan saya. Seorang ayah yang ingin keluar dari zona yang menurut saya enggak nyaman,” ujar Calvin Dores saat ditemui di kawasan Tangerang Selatan.
Pengakuan tersebut langsung menyita perhatian publik setelah unggahan Calvin viral di media sosial dan memicu beragam reaksi warganet.
Terpukul Karena Anak Sampai Tak Makan
Calvin mengaku dirinya sudah terbiasa hidup dalam kesulitan ekonomi. Namun, ia merasa sangat terpukul ketika kondisi finansial keluarganya mulai berdampak kepada anak-anaknya.
“Gua nahan makan sih masih oke sebenarnya, cuma anak gua sampai enggak makan. Ya Allah, kok sampai kayak segini amat,” ucapnya dengan nada emosional.
Sebagai musisi freelance, Calvin menyebut pemasukan yang diterima tidak menentu. Saat ada proyek musik atau pekerjaan, dirinya bisa memperoleh penghasilan. Namun ketika pekerjaan sepi, kondisi ekonomi keluarganya langsung terguncang.
“Kalau lagi ada, ya ada. Kalau lagi nggak ada, ya nggak ada,” katanya.
Sempat Ingin Jual Mata Rp350 Juta
Di tengah tekanan hidup tersebut, Calvin mengaku sempat berpikir menjual mata seharga Rp350 juta untuk dijadikan modal usaha dan bertahan hidup.
Ia mengaku sudah tidak memiliki aset lain yang bisa dijual demi memenuhi kebutuhan keluarga.
“Nggak apa-apa deh gua mengorbankan itu. Gue udah enggak ada yang bisa gue jadiin modal,” ujar Calvin.
Meski terdengar ekstrem, Calvin menegaskan bahwa unggahan tersebut bukan bertujuan mencari sensasi, melainkan luapan tekanan hidup yang sedang dihadapinya.
Anak dan Ibu Jadi Alasan Terbesar
Calvin menyebut alasan terbesar dirinya bertahan dan terus mencari jalan keluar adalah keluarga, terutama anak-anak dan ibunya yang sedang sakit.
“Alasan pertama tuh anak. Alasan kedua emak gua,” katanya.
Selain bermusik, Calvin mengaku sebenarnya memiliki jiwa bisnis dan sudah beberapa kali mencoba usaha, mulai dari jualan fried chicken, kopi, hingga bisnis motor.
Namun berbagai usaha tersebut belum berjalan sesuai harapan.
Fenomena Tekanan Ekonomi Pekerja Kreatif
Kisah Calvin Dores kembali membuka perhatian publik terhadap tekanan ekonomi yang dialami banyak pekerja kreatif dan freelancer di Indonesia.
Ketidakstabilan pemasukan, minimnya perlindungan sosial, hingga tingginya biaya hidup membuat banyak pekerja seni menghadapi tekanan mental dan ekonomi berat.
Pengamat sosial menilai kasus tersebut menjadi gambaran nyata bahwa kesehatan mental dan ketahanan ekonomi masyarakat perlu mendapat perhatian serius.
“Fenomena ini menunjukkan tekanan ekonomi dapat berdampak besar terhadap kondisi psikologis seseorang,” ujar pengamat sosial.
Kini Calvin berharap publik dapat memahami kondisi yang dialaminya dan tidak sekadar melihat unggahan viral tersebut sebagai sensasi media sosial semata. (*)
Poin Utama Berita
- Calvin Dores buka suara soal unggahan viral ingin jual mata.
- Musisi tersebut mengaku tiga bulan tanpa pemasukan tetap.
- Tekanan ekonomi membuat Calvin terpukul karena anak kesulitan makan.
- Calvin sempat ingin menjual mata seharga Rp350 juta.
- Faktor anak dan ibu sakit menjadi alasan utama.
- Calvin mengaku bukan mencari sensasi di media sosial.
- Kisahnya menyoroti tekanan hidup pekerja kreatif dan freelancer.
- Publik ramai bersimpati setelah pengakuan Calvin viral.

















