SEMARANG | Sentrapos.co.id – Seorang anggota DPRD Kabupaten Temanggung dilaporkan ke pihak kepolisian atas dugaan penganiayaan terhadap seorang teman wanitanya di kawasan Bandungan, Kabupaten Semarang.
Peristiwa tersebut kini telah ditangani oleh Polres Semarang setelah korban resmi membuat laporan polisi.
Kuasa hukum korban, MF Hasan, mengungkapkan bahwa kejadian bermula saat korban berinisial S bersama terlapor berangkat dari Temanggung menuju Bandungan untuk hiburan pada Jumat (10/4/2026) malam.
“Mereka berangkat bersama satu mobil dari Temanggung ke Bandungan untuk hiburan,” ujar Hasan, Selasa (14/4/2026).
Keduanya kemudian berada di tempat karaoke hingga Sabtu (11/4) pagi. Perselisihan mulai terjadi saat hendak membayar tagihan karaoke.
“Cekcok terjadi sekitar pukul 05.00 hingga 06.00 WIB saat akan membayar. Pelaku diduga tidak membawa uang, lalu terjadi pertengkaran hingga berlanjut ke area parkiran,” jelasnya.
Dalam situasi tersebut, terlapor diduga melakukan tindakan kekerasan terhadap korban hingga menyebabkan sejumlah luka.
“Korban mengalami luka di lengan, punggung, kaki, kepala bagian belakang, wajah, hidung, hingga mata,” tegas Hasan.
Kuasa hukum menegaskan bahwa hubungan antara korban dan terlapor hanyalah sebatas teman. Ia juga meluruskan bahwa korban bukan pekerja tetap di tempat karaoke tersebut.
“Korban bukan LC tetap, hanya freelance. Hubungan mereka juga hanya sebatas teman,” tambahnya.
Korban telah menjalani visum sebagai bagian dari proses hukum. Laporan resmi juga telah diterima pihak kepolisian.
Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Semarang, Bodia Teja Lelana, membenarkan adanya laporan tersebut dan menyatakan bahwa proses penyelidikan tengah berjalan.
“Betul, laporan sudah diterima dan saat ini korban sedang dimintai keterangan,” ujar Bodia.
Kasus ini menjadi sorotan publik mengingat terlapor merupakan pejabat publik. Polisi memastikan proses hukum akan berjalan secara profesional dan transparan. (*)
Poin Utama Berita
- Anggota DPRD Temanggung dilaporkan atas dugaan penganiayaan
- Kejadian terjadi di tempat karaoke kawasan Bandungan, Semarang
- Cekcok dipicu persoalan pembayaran tagihan
- Korban mengalami luka di banyak bagian tubuh
- Korban sudah divisum dan laporan polisi telah dibuat
- Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap korban
- Kasus jadi sorotan karena melibatkan pejabat publik

















