Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
DAERAHPERISTIWA

Banjir Rob Lumpuhkan Margomulyo Surabaya, Kemacetan Parah Mengular hingga Exit Tol Kalianak

29
×

Banjir Rob Lumpuhkan Margomulyo Surabaya, Kemacetan Parah Mengular hingga Exit Tol Kalianak

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

SURABAYA | SENTRAPOS.CO.ID – Banjir rob kembali merendam kawasan industri Jalan Margomulyo, Surabaya, Rabu (22/4/2026). Luapan air laut yang terjadi sejak siang hari menyebabkan arus lalu lintas lumpuh total dan kemacetan panjang hingga ke jalur penghubung di sekitarnya.

Pantauan di lokasi hingga pukul 16.00 WIB, genangan air mulai berangsur surut. Namun kepadatan kendaraan, khususnya dari arah Jalan Tandes Lor menuju Margomulyo, masih terpantau tinggi.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kondisi terparah terjadi di titik-titik genangan dengan ketinggian air mencapai 25 hingga 50 sentimeter, membuat kendaraan roda dua kesulitan melintas dan arus lalu lintas nyaris tidak bergerak.

Di tengah kemacetan, sejumlah warga terlihat mengarahkan pengendara untuk berbalik arah guna menghindari kepadatan yang lebih parah.

Sementara bagi pengendara yang sudah terlanjur masuk ke jalur utama, diimbau tetap tenang dan mengikuti arahan petugas di lapangan.

Kanit PJR Jatim 3, AKP Imam SR, membenarkan adanya kemacetan parah yang terjadi akibat kombinasi banjir rob, volume kendaraan, serta curah hujan tinggi.

“Kemacetan terjadi mulai exit tol mengarah ke Kalianak, dampak dari volume kendaraan, curah hujan tinggi, dan banjir rob,” ujar AKP Imam, Rabu (22/4/2026).

Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk menghindari kawasan Margomulyo dan menggunakan jalur alternatif guna mengurai kepadatan.

“Jika dari tol bisa turun di Romokalisari. Untuk jalur arteri bisa melalui Tambak Mayor, Tanjung Sari, Tandes, atau Pakal,” jelasnya.

Hingga pukul 16.35 WIB, antrean kendaraan masih terlihat mengular meski sebagian genangan mulai surut.

“Saat ini air mulai surut, semoga kondisi segera kembali normal,” tambahnya.

Selain di Margomulyo, banjir rob juga dilaporkan merendam sejumlah kawasan lain di Surabaya, seperti Jalan Kalimas dan wilayah pesisir.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Maritim Tanjung Perak Surabaya menjelaskan bahwa fenomena rob ini dipicu oleh faktor alam, termasuk fase bulan baru dan perigee yang meningkatkan ketinggian air laut.

“Fase bulan baru dan perigee berpotensi meningkatkan pasang maksimum air laut, sehingga aktivitas di pesisir terganggu,” jelas pihak BMKG.

Peristiwa ini kembali menjadi peringatan bagi masyarakat pesisir akan potensi banjir rob yang dapat terjadi sewaktu-waktu, khususnya pada periode pasang maksimum air laut. (*)


Poin Utama Berita

  • Banjir rob rendam Jalan Margomulyo Surabaya
  • Kemacetan parah hingga exit tol Kalianak
  • Ketinggian air capai 25–50 cm
  • Kendaraan roda dua kesulitan melintas
  • Polisi imbau hindari jalur Margomulyo
  • Disarankan gunakan jalur alternatif
  • Banjir dipicu fase bulan baru dan perigee
  • Sejumlah kawasan pesisir Surabaya turut terdampak