SEMARANG | Sentrapos.co.id – Satreskrim Polres Semarang tengah menyelidiki dugaan penyelewengan dana Program Keluarga Harapan (PKH) yang terjadi di Dusun Karangtalun, Desa Mlilir, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah.
Kasus tersebut menjadi perhatian warga setelah muncul laporan dugaan penyalahgunaan bantuan sosial yang diperuntukkan bagi masyarakat penerima manfaat.
Kasat Reskrim Polres Semarang, AKP Bodia Teja Lelana, mengatakan laporan terkait dugaan penyelewengan dana PKH tersebut diterima pihak kepolisian pada April 2026.
Saat ini, polisi masih melakukan tahap penyelidikan dengan mengumpulkan data dan meminta keterangan dari pihak-pihak terkait.
“Dua orang yang melaporkan sebagai korban telah dimintai keterangan,” ujar AKP Bodia Teja Lelana, Senin (18/5/2026).
Polisi Tunggu Data dari Kementerian Sosial
Menurut Bodia, penyelidikan kasus masih terus berjalan dan kepolisian kini menunggu kelengkapan data dari Kementerian Sosial (Kemensos) RI.
Data tersebut dinilai penting karena daftar penerima bantuan PKH bersifat dinamis dan dapat berubah setiap tahun.
“Masih terus berproses, kita dalam tahap pengumpulan data dan menunggu data dari Kementerian Sosial,” jelasnya.
Ia menegaskan bahwa data dari Kemensos diperlukan untuk memastikan validitas penerima bantuan sekaligus menghitung potensi kerugian dalam kasus tersebut.
Kerugian Masih Dalam Perhitungan
Hingga kini, polisi belum dapat memastikan total kerugian akibat dugaan penyelewengan dana PKH tersebut.
Pihak kepolisian juga membuka kemungkinan adanya korban lain yang belum melapor.
“Kemungkinan masih ada korban lain karena besaran penerimaan PKH tiap keluarga berbeda-beda,” katanya.
AKP Bodia memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan agar kasus dapat diungkap secara jelas.
Kepala Dusun Disebut Dilaporkan
Sementara itu, Kepala Desa Mlilir, Jamhari, mengungkapkan bahwa perangkat desa yang dilaporkan dalam kasus dugaan penyelewengan dana PKH tersebut merupakan Kepala Dusun Karangtalun.
Meski demikian, ia mengaku belum mengetahui secara detail duduk perkara yang sedang diproses kepolisian.
“Dalam waktu dekat akan saya konfirmasi untuk mengetahui kejelasannya,” ujar Jamhari.
Warga Disebut Siap Gelar Aksi Demo
Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, muncul informasi adanya rencana aksi demonstrasi dari warga terkait persoalan bantuan PKH tersebut.
Kepala Desa Mlilir menyebut pihaknya akan melakukan pendekatan kepada masyarakat guna meredam keresahan warga.
“Akan dilakukan pendekatan kepada warga untuk mengetahui keresahan yang ada dan bagaimana solusinya,” katanya.
Kasus dugaan penyelewengan bantuan sosial ini menjadi sorotan karena menyangkut hak masyarakat penerima bantuan yang seharusnya digunakan untuk mendukung kebutuhan keluarga kurang mampu.
Publik kini menunggu hasil penyelidikan kepolisian serta langkah pemerintah desa dan instansi terkait dalam menyelesaikan persoalan tersebut secara transparan. (*)
Poin Utama Berita
- Polres Semarang menyelidiki dugaan penyelewengan dana PKH di Dusun Karangtalun.
- Laporan kasus diterima pada April 2026.
- Dua korban pelapor telah dimintai keterangan oleh polisi.
- Polisi masih mengumpulkan data dan menunggu data resmi dari Kemensos.
- Total kerugian dalam kasus tersebut masih dalam perhitungan.
- Dugaan pelaku disebut merupakan Kepala Dusun Karangtalun.
- Warga disebut merencanakan aksi demonstrasi terkait persoalan PKH.
- Pemerintah desa akan melakukan pendekatan kepada masyarakat.
- Polisi menegaskan penyelidikan dilakukan secara profesional dan transparan.

















