JOMBANG | Sentrapos.co.id — Insiden kebakaran rumah terjadi di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, dan menewaskan dua orang asisten rumah tangga (ART). Peristiwa tragis ini diduga dipicu korsleting listrik saat para penghuni tengah beristirahat.
Kebakaran melanda rumah milik Tomi Yulianto (43) pada Jumat malam (17/4/2026) hingga Sabtu dini hari. Saat kejadian, sebanyak tujuh orang berada di dalam rumah dan sebagian besar tengah tertidur.
Kapolsek Jombang, Edy Widoyono, menjelaskan bahwa dua korban meninggal dunia akibat terjebak di dalam rumah saat api mulai membesar.
“Korban terjebak di dalam rumah. Satu orang meninggal di lokasi dan satu lainnya sempat kritis sebelum akhirnya meninggal dunia. Diduga korban banyak menghirup asap di dalam rumah,” ujarnya.
Dua Korban Meninggal Dunia
Korban pertama diketahui bernama Maya (23), warga Kecamatan Bareng, Jombang, yang meninggal di lokasi kejadian. Sementara korban kedua, Sri Indah (33), warga Jogoroto, Jombang, meninggal dunia saat menjalani perawatan di rumah sakit.
Petugas kepolisian dan tim gabungan yang tiba di lokasi sempat mengalami kendala saat proses evakuasi. Pintu gerbang rumah dalam kondisi terkunci, sehingga petugas harus melakukan upaya paksa dengan mendobrak untuk masuk.
“Kami mengalami kesulitan masuk karena pintu gerbang terkunci. Petugas terpaksa mendobrak untuk melakukan penyelamatan,” jelasnya.
Evakuasi Terkendala Struktur Rumah
Supervisor Pusdalops BPBD Kabupaten Jombang, Stevi Maria, mengatakan proses evakuasi berlangsung cukup sulit karena kondisi rumah yang tertutup rapat.
Struktur bangunan yang sempit dan penggunaan pintu harmonika di bagian depan turut memperlambat proses penyelamatan korban.
“Kondisi rumah tertutup rapat dan akses terbatas, sehingga kami harus membongkar beberapa bagian untuk bisa masuk dan mengevakuasi korban,” ungkapnya.
Dugaan Penyebab dan Penyelidikan
Dari hasil penyelidikan awal, kebakaran diduga berasal dari korsleting listrik yang mengalir ke perangkat pendingin ruangan (AC).
Hingga saat ini, pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan lebih lanjut dengan memeriksa sejumlah saksi untuk memastikan penyebab pasti kebakaran.
Lokasi kejadian pun telah dipasangi garis polisi guna kepentingan penyidikan, dan masyarakat yang tidak berkepentingan dilarang memasuki area tersebut.
Peristiwa ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk memastikan keamanan instalasi listrik di rumah, terutama saat malam hari ketika penghuni sedang beristirahat. (*)
Poin Utama Berita
- Kebakaran rumah di Jombang tewaskan 2 asisten rumah tangga
- Korban diduga meninggal akibat menghirup asap saat terjebak
- Kebakaran terjadi saat tujuh penghuni sedang tidur
- Evakuasi terhambat karena pintu rumah terkunci dan struktur tertutup
- Dugaan awal kebakaran akibat korsleting listrik pada AC
- Polisi masih lakukan penyelidikan dan pemeriksaan saksi

















