Pengakuan Mengejutkan dalam Kasus Sate Misterius, Polisi Tunggu Hasil Toksikologi untuk Pastikan Penyebab Kematian Korban
BOYOLALI | Sentrapos.co.id – Misteri di balik kasus “sate misterius” yang menewaskan seorang perempuan bernama Aminah (56), warga Dukuh Sindon, Kecamatan Ngemplak, Kabupaten Boyolali, mulai menemukan titik terang. Polisi mengungkap bahwa pengirim paket sate yang dikonsumsi korban ternyata merupakan menantunya sendiri yang berinisial P.
Meski demikian, penyidik Polres Boyolali masih terus mendalami kasus tersebut dan belum menetapkan status tersangka terhadap yang bersangkutan. Hingga saat ini, P masih berstatus sebagai saksi sambil menunggu hasil pemeriksaan laboratorium forensik dan toksikologi.
Kapolres Boyolali AKBP Indra Maulana Saputra mengatakan pihaknya telah memeriksa total delapan orang saksi dalam perkara tersebut, termasuk P yang menjalani pemeriksaan intensif selama sekitar delapan jam.
“Ada delapan orang saksi yang telah diperiksa. Kita juga sudah memeriksa terduga pelaku yang merupakan menantu almarhum. Namun statusnya saat ini masih sebagai saksi,” ujar AKBP Indra Maulana Saputra, Kamis (5/6/2026).
Menantu Korban Akui Kirim Paket Sate ke Rumah Aminah
Dalam pemeriksaan yang berlangsung hingga larut malam, P mengakui kepada penyidik bahwa dirinya memang mengirimkan paket sate ke rumah korban.
Pengakuan tersebut menjadi salah satu fakta penting yang kini sedang didalami oleh kepolisian untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa yang berujung pada meninggalnya Aminah.
“Dari hasil pemeriksaan, yang bersangkutan mengakui bahwa dirinya yang mengirimkan sate tersebut ke kediaman korban,” ungkap Kapolres Boyolali.
Meski ada pengakuan tersebut, polisi menegaskan bahwa belum dapat menyimpulkan adanya keterlibatan langsung dalam kematian korban sebelum hasil pemeriksaan ilmiah keluar.
Polisi Tunggu Hasil Toksikologi dan Uji Laboratorium
Saat ini, penyidik masih menunggu hasil pemeriksaan dari Bidang Kedokteran dan Kesehatan (Biddokes) Polda Jawa Tengah.
Pemeriksaan tersebut meliputi hasil ekshumasi jenazah korban serta uji laboratorium terhadap sejumlah ayam yang dilaporkan mati mendadak setelah memakan sisa bumbu sate dari rumah korban.
Hasil toksikologi nantinya akan menjadi dasar penting bagi penyidik dalam menentukan apakah terdapat kandungan zat berbahaya yang menjadi penyebab kematian Aminah.
“Kita masih menunggu hasil dari Biddokes Polda Jawa Tengah. Jika ditemukan indikasi tertentu yang berkaitan dengan penyebab kematian korban, tentu akan menjadi dasar penyidik untuk menentukan langkah hukum berikutnya,” tegas Indra.
Polisi Lakukan Pengawasan terhadap Terduga Pengirim
Meski belum berstatus tersangka, polisi memastikan pengawasan terhadap P tetap dilakukan selama proses penyelidikan berlangsung.
Menurut Kapolres, selama pemeriksaan berlangsung, yang bersangkutan bersikap kooperatif dan telah menunjuk penasihat hukum untuk mendampinginya.
Polisi juga menegaskan belum ada pihak lain yang diperiksa sebagai terduga pelaku dalam kasus yang menyita perhatian publik tersebut.
“Yang bersangkutan sejauh ini kooperatif, tidak melakukan tindakan yang melanggar hukum, dan sudah didampingi pengacara. Saat ini baru satu terduga yang kami periksa secara intensif,” jelas Kapolres.
Publik Menanti Kepastian Penyebab Kematian
Kasus “sate misterius” ini menjadi perhatian luas masyarakat karena melibatkan kematian seorang warga yang diduga terjadi setelah mengonsumsi makanan kiriman.
Di tengah berbagai spekulasi yang berkembang, kepolisian mengimbau masyarakat untuk menunggu hasil resmi penyelidikan dan tidak menyimpulkan penyebab kematian korban sebelum seluruh bukti ilmiah diperoleh.
Polres Boyolali menegaskan akan mengusut kasus ini secara profesional, transparan, dan berdasarkan alat bukti yang sah sesuai ketentuan hukum yang berlaku. (*)
Poin Utama Berita
- Polisi mengungkap pengirim “sate misterius” yang menewaskan Aminah adalah menantunya sendiri berinisial P.
- P telah diperiksa selama delapan jam oleh penyidik Polres Boyolali.
- Terduga mengakui mengirim paket sate ke rumah korban.
- Hingga kini status P masih sebagai saksi dan belum ditetapkan sebagai tersangka.
- Polisi telah memeriksa delapan orang saksi dalam kasus tersebut.
- Penyidik masih menunggu hasil toksikologi dan uji laboratorium dari Biddokes Polda Jawa Tengah.
- Sejumlah ayam dilaporkan mati setelah memakan sisa bumbu sate dari rumah korban.
- Polisi memastikan proses penyelidikan dilakukan secara profesional dan berbasis bukti ilmiah.

















