Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
BIROKRASIPERISTIWAVIRAL

Viral! Kemenag Tegaskan Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Adalah Hoaks, Publik Diminta Tidak Terprovokasi

61
×

Viral! Kemenag Tegaskan Isu Rekening Kas Masjid Dikelola Pemerintah Adalah Hoaks, Publik Diminta Tidak Terprovokasi

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia menegaskan bahwa narasi yang menyebut pemerintah akan membentuk dan mengelola rekening kas masjid adalah tidak benar alias hoaks.

Klarifikasi resmi ini disampaikan menyusul beredarnya meme dan video di media sosial yang menampilkan pernyataan menyesatkan terkait kebijakan tersebut.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik (HKP) Kemenag, Thobib Al-Asyhar, memastikan bahwa informasi tersebut merupakan bentuk disinformasi yang sengaja dibuat untuk memicu kegaduhan publik.

“Kementerian Agama Republik Indonesia tidak pernah mengeluarkan kebijakan maupun rencana terkait pengambilalihan pengelolaan dana kas masjid,” tegas Thobib dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (21/4/2026).

Narasi Viral Dipastikan Tidak Berdasar

Menurut Thobib, konten viral yang mencatut nama Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dengan narasi “pembentukan rekening kas masjid yang dikelola pemerintah” adalah framing yang tidak sesuai fakta.

“Informasi tersebut sengaja dibuat untuk menimbulkan kegaduhan. Menag tidak pernah menyampaikan pernyataan seperti dalam konten viral tersebut,” ujarnya.

Pengelolaan Masjid Tetap Mandiri

Kemenag menegaskan bahwa pengelolaan dana kas masjid sepenuhnya menjadi kewenangan pengurus masjid, yakni Dewan Kemakmuran Masjid (DKM) atau takmir.

Prinsip kemandirian dan kepercayaan jamaah tetap menjadi landasan utama dalam pengelolaan keuangan masjid.

“Kas masjid dikelola oleh DKM atau takmir masjid secara mandiri, transparan, dan berdasarkan kepercayaan jamaah,” jelas Thobib.

Dorong Transparansi Tanpa Intervensi

Alih-alih mengambil alih, Kemenag justru mendorong pengelolaan masjid yang lebih profesional, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah, kata dia, tidak memiliki kebijakan untuk menguasai atau mengelola dana kas masjid.

Imbauan Bijak Bermedia Sosial

Kemenag mengingatkan masyarakat agar tidak mudah percaya terhadap informasi yang belum terverifikasi, terutama yang berpotensi memecah belah.

“Pastikan kebenaran informasi hanya melalui situs web resmi dan akun media sosial resmi Kementerian Agama RI,” tegasnya.

Fenomena ini kembali menjadi pengingat pentingnya literasi digital di tengah derasnya arus informasi di media sosial.

(*)


Poin Utama Berita

  • Kemenag memastikan isu rekening kas masjid dikelola pemerintah adalah hoaks
  • Narasi viral dinilai sebagai disinformasi yang memicu kegaduhan publik
  • Menteri Agama disebut tidak pernah mengeluarkan pernyataan tersebut
  • Pengelolaan kas masjid tetap di tangan DKM/takmir secara mandiri
  • Kemenag dorong transparansi tanpa intervensi pemerintah
  • Masyarakat diminta bijak dan verifikasi informasi dari sumber resmi