Debarkasi Surabaya Terapkan Sistem Seamless Corridor, Proses Kepulangan Jemaah Lebih Cepat Tanpa Bongkar Bagasi dan Antre Imigrasi
SURABAYA | Sentrapos.co.id – Kabar gembira datang bagi keluarga jemaah haji asal Jawa Timur. Sebanyak 378 jemaah haji Kloter 1 Debarkasi Surabaya asal Kabupaten Probolinggo akhirnya tiba dengan selamat di Tanah Air setelah menunaikan rangkaian ibadah haji 2026 di Arab Saudi.
Rombongan pertama tersebut tiba di Asrama Haji Surabaya pada Senin malam dan disambut langsung oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Debarkasi Surabaya, Mohammad As’adul Anam.
Kedatangan kloter perdana ini sekaligus menandai dimulainya fase pemulangan ribuan jemaah haji Indonesia melalui Debarkasi Surabaya.
378 Jemaah Tiba, 1 Wafat dan 1 Masih Dirawat di Arab Saudi
Mohammad As’adul Anam menjelaskan bahwa pada awal keberangkatan, kloter pertama berjumlah 380 jemaah.
Namun, saat kepulangan, jumlah yang tiba di Surabaya berkurang menjadi 378 orang karena satu jemaah meninggal dunia dan satu lainnya masih menjalani perawatan medis di Arab Saudi.
“Satu jemaah wafat sebelum puncak haji dan satu jemaah lainnya masih dirawat di Rumah Sakit Al-Noor, Arab Saudi,” ujar Mohammad As’adul Anam, Selasa (2/6/2026).
Jemaah yang masih dirawat diketahui bernama Abdul Djalal. PPIH memastikan yang bersangkutan akan dipulangkan ke Indonesia setelah kondisi kesehatannya dinyatakan stabil oleh tim medis.
“Kami terus memantau perkembangan kesehatannya. Jika sudah memungkinkan untuk terbang, beliau akan dipulangkan bersama kelompok terbang berikutnya,” tambah Anam.
Sistem Seamless Corridor Percepat Kepulangan Jemaah
Pemulangan jemaah haji tahun ini menghadirkan inovasi baru melalui penerapan sistem Seamless Corridor, sebuah layanan terintegrasi yang menggabungkan pemeriksaan keimigrasian dan pemeriksaan kesehatan dalam satu alur yang lebih efisien.
Dengan sistem ini, jemaah tidak lagi harus menjalani proses pemeriksaan paspor secara manual seperti tahun-tahun sebelumnya.
Selain itu, para jemaah juga tidak perlu membongkar bagasi untuk keperluan verifikasi dokumen perjalanan.
“Proses kepulangan kini jauh lebih cepat. Jemaah tidak perlu lagi membuka tas atau antre lama untuk pemeriksaan paspor karena seluruh proses sudah terintegrasi,” jelas Anam.
Inovasi tersebut dinilai mampu meningkatkan kenyamanan sekaligus mempercepat arus kedatangan jemaah yang jumlahnya mencapai puluhan ribu orang.
Jawa Timur Jadi Daerah Kedua Terapkan Layanan Cepat Haji
Penerapan sistem Seamless Corridor di Surabaya menjadikan Jawa Timur sebagai daerah kedua di Indonesia yang mengimplementasikan layanan modern tersebut setelah Debarkasi Jakarta.
Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah meningkatkan kualitas pelayanan pemulangan jemaah haji sekaligus mempercepat proses administrasi di pintu kedatangan.
PPIH berharap seluruh proses debarkasi berikutnya dapat berjalan lancar tanpa kendala berarti.
“Kami berharap seluruh kloter yang akan tiba berikutnya dapat berjalan dengan aman, tertib, dan lancar sebagaimana kloter pertama ini,” kata Anam.
34 Jemaah Haji Indonesia Wafat di Tanah Suci
Dalam kesempatan yang sama, PPIH Debarkasi Surabaya juga menyampaikan data terbaru terkait jemaah haji Indonesia yang wafat selama penyelenggaraan ibadah haji tahun 2026.
Hingga awal fase pemulangan, tercatat sebanyak 34 jemaah haji Indonesia meninggal dunia di Arab Saudi.
Pemerintah memastikan seluruh hak jemaah yang wafat tetap diberikan sesuai ketentuan yang berlaku.
Ahli waris masing-masing jemaah akan menerima santunan senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih) yang telah dibayarkan.
Kebijakan tersebut menjadi bentuk perlindungan dan tanggung jawab pemerintah terhadap jemaah haji Indonesia beserta keluarganya.
Dengan tibanya kloter pertama di Surabaya, proses pemulangan jemaah haji Indonesia kini resmi memasuki tahap penting. Ribuan jemaah lainnya dijadwalkan akan terus berdatangan secara bertahap dalam beberapa pekan ke depan melalui Debarkasi Surabaya dan sejumlah debarkasi lainnya di Indonesia. (*)
Poin Utama Berita
- Kloter pertama jemaah haji 2026 Debarkasi Surabaya telah tiba di Tanah Air.
- Sebanyak 378 jemaah asal Kabupaten Probolinggo tiba dengan selamat di Asrama Haji Surabaya.
- Dari total 380 jemaah yang berangkat, satu orang wafat dan satu lainnya masih dirawat di Arab Saudi.
- Jemaah yang sakit bernama Abdul Djalal masih menjalani perawatan di RS Al-Noor.
- Pemulangan tahun ini menggunakan sistem Seamless Corridor yang mempercepat proses kedatangan.
- Jemaah tidak lagi perlu membuka bagasi atau antre panjang untuk pemeriksaan paspor.
- Jawa Timur menjadi daerah kedua setelah Jakarta yang menerapkan sistem layanan tersebut.
- Sebanyak 34 jemaah haji Indonesia dilaporkan wafat selama penyelenggaraan ibadah haji 2026.
- Ahli waris jemaah yang wafat akan menerima santunan senilai Biaya Perjalanan Ibadah Haji (Bipih).

















