Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Menkeu Purbaya Akui Sakit Pinggang hingga Disuntik 8 Titik, Tegaskan APBN Tetap Aman dan Sehat

30
×

Menkeu Purbaya Akui Sakit Pinggang hingga Disuntik 8 Titik, Tegaskan APBN Tetap Aman dan Sehat

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa mengungkap dirinya sempat mengalami sakit pinggang cukup serius hingga harus menjalani suntikan di delapan titik.

Pengakuan tersebut disampaikan Purbaya saat menghadiri acara Media Briefing di Kampus BPPK Purnawarman, Jakarta Selatan, yang kemudian menjadi perhatian para wartawan, Minggu (26/4).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Dalam kesempatan itu, Purbaya terlihat beberapa kali memegangi bagian pinggangnya. Bahkan, saat berjalan usai acara, ia tampak bertumpu pada bahu salah satu timnya.

Saat ditanya mengenai kondisi kesehatannya, Purbaya secara terbuka menjelaskan bahwa sakit yang dialaminya disebabkan oleh kelelahan.

“Sampai sekarang sakit juga, ini sakit pinggang. Ini disuntik kemarin 8 titik. Kalau nggak, nggak bisa berdiri nih,” kata Purbaya kepada wartawan.

Ia menambahkan, kondisi tersebut bukan sesuatu yang serius, melainkan akibat aktivitas padat yang menyebabkan tubuh kelelahan.

“Sakit pinggang itu biasa kali kecapekan. Lu nanya gue susah-susahnya jadi susah gue,” lanjutnya sambil berkelakar.

Meski sedang mengalami gangguan kesehatan, Purbaya tetap memastikan bahwa kondisi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) masih dalam keadaan sehat dan kuat untuk menopang berbagai program strategis pemerintah.

Ia meminta masyarakat tidak perlu khawatir terhadap isu yang beredar mengenai kondisi keuangan negara, termasuk kabar bahwa kas negara hanya tersisa Rp120 triliun.

Menurut Purbaya, informasi tersebut tidak benar dan perlu diluruskan agar tidak menimbulkan kepanikan publik.

“Kas negara bukan tinggal Rp120 triliun seperti yang ramai dibicarakan. Itu adalah bagian dari Saldo Anggaran Lebih (SAL) yang ditempatkan di Bank Indonesia,” tegasnya.

Ia menjelaskan, total SAL pemerintah saat ini mencapai sekitar Rp420 triliun.

Dari jumlah tersebut, sekitar Rp120 triliun memang ditempatkan di Bank Indonesia (BI), sementara sisanya sekitar Rp300 triliun berada di sektor perbankan dalam bentuk deposito on call.

Dana tersebut, kata Purbaya, dapat dicairkan sewaktu-waktu sesuai kebutuhan pemerintah untuk menjaga stabilitas fiskal nasional.

Penegasan ini sekaligus menjadi jawaban atas berbagai spekulasi yang berkembang terkait kondisi kas negara dan kemampuan pemerintah dalam menjaga kesinambungan fiskal.

Selain itu, Purbaya juga sebelumnya sempat menjadi sorotan setelah memberikan klarifikasi terkait wacana pajak Selat Malaka, yang sempat ramai diperbincangkan publik.

Dengan penjelasan tersebut, pemerintah menegaskan bahwa APBN tetap dalam posisi aman, likuiditas terjaga, dan belanja negara tetap berjalan sesuai prioritas nasional. (*)


Poin Utama Berita

  • Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa mengaku mengalami sakit pinggang
  • Ia bahkan harus menjalani suntikan di 8 titik
  • Purbaya menyebut sakit tersebut akibat kelelahan
  • Saat acara media briefing, ia terlihat beberapa kali memegangi pinggang
  • Menkeu memastikan kondisi APBN masih sehat dan aman
  • Ia membantah isu kas negara hanya tersisa Rp120 triliun
  • Total Saldo Anggaran Lebih (SAL) disebut mencapai Rp420 triliun
  • Sekitar Rp300 triliun ditempatkan di deposito on call dan bisa dicairkan kapan saja
error: Content is protected !!