Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
NASIONALPENDIDIKAN & KESEHATANPERISTIWA

Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Lampung Selatan, KBM Berjalan Optimal Meski Masih di Gedung Sementara

31
×

Gus Ipul Tinjau Sekolah Rakyat Lampung Selatan, KBM Berjalan Optimal Meski Masih di Gedung Sementara

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

LAMPUNG SELATAN | Sentrapos.co.id – Menteri Sosial Saifullah Yusuf (Gus Ipul) memastikan proses kegiatan belajar mengajar (KBM) di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 32 Lampung Selatan berjalan optimal meski hingga kini masih menempati gedung sementara.

Hal tersebut disampaikan Gus Ipul usai melakukan kunjungan sekaligus dialog bersama siswa, guru, dan tenaga kependidikan di lingkungan Gedung BPSDM Lampung Selatan, Minggu (26/4/2026).

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurutnya, sejak awal perintisan hingga saat ini, perkembangan Sekolah Rakyat menunjukkan hasil yang positif dan proses pembelajaran terus mengalami peningkatan.

“Tadi sudah melihat ya, alhamdulillah proses pembelajaran di sini berjalan dengan baik. Dahulu saya dengan Bu Wagub pertama kali ke sini pada saat mau merintis pembukaan Sekolah Rakyat di tempat ini. Sekarang pembelajarannya sudah berlangsung dengan baik,” kata Gus Ipul.

Ia menegaskan, seluruh proses pendidikan harus berjalan sesuai prosedur, namun tetap mengedepankan pendekatan empati terhadap para siswa yang berasal dari latar belakang beragam.

Sebagian besar siswa Sekolah Rakyat, kata Gus Ipul, merupakan anak-anak yang sebelumnya mengalami kendala pendidikan, mulai dari putus sekolah, belum pernah sekolah, hingga kesulitan mengikuti sistem pembelajaran formal.

“Ada yang putus sekolah, belum pernah sekolah atau juga sekolah tetapi tidak bisa mengikuti proses pembelajaran dengan baik,” ujarnya.

Kondisi tersebut menjadi tantangan tersendiri bagi para guru dan tenaga pendidik dalam menyesuaikan metode pembelajaran agar sesuai dengan kemampuan masing-masing siswa.

Meski tidak mudah, Gus Ipul menilai seluruh dinamika tersebut berhasil dilalui dengan baik berkat kerja sama semua pihak.

“Secara umum alhamdulillah semua dinamika dan tantangan itu sampai hari ini bisa dilewati dengan baik. Tidak mudah, tapi bisa dilewati dengan baik,” jelasnya.

Ia mengakui, tantangan terbesar terjadi pada satu hingga dua bulan pertama saat masa adaptasi berlangsung. Namun setelah itu, kondisi sekolah dinilai semakin stabil.

“Pada bulan pertama dan kedua memang ada tantangan yang luar biasa. Tapi setelah itu, alhamdulillah sampai sekarang kondisinya bisa lebih baik,” katanya.

Menurut Gus Ipul, kenyamanan guru, kepala sekolah, serta siswa menjadi modal penting dalam membangun sistem pendidikan berkelanjutan di Sekolah Rakyat.

Ia menyebut kondisi positif tersebut akan menjadi fondasi utama saat seluruh aktivitas pembelajaran nantinya dipindahkan ke gedung permanen.

Saat ini, pembangunan gedung permanen SRMA 32 Lampung Selatan masih terus berlangsung dan progresnya telah mencapai lebih dari 20 persen.

“Nanti akan pindah ke gedung permanen dan sekarang pembangunannya sudah mencapai lebih dari 20 persen,” tegas Gus Ipul.

Dalam kunjungan tersebut, para siswa juga menampilkan berbagai pertunjukan mulai dari selawat, yel-yel semangat, hingga demonstrasi pembelajaran interaktif.

Salah satu siswa bernama Rizka tampil percaya diri menceritakan perjalanan hidupnya di hadapan Menteri Sosial. Sementara siswa lainnya, Adi Riza, memperagakan perannya saat memimpin kegiatan makan bersama.

Suasana semakin hidup ketika guru matematika, Nabila, mendemonstrasikan pembelajaran trigonometri menggunakan papan digital dengan pengantar bahasa Inggris yang interaktif dan menyenangkan.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela, Kepala Dinas Sosial Provinsi Lampung Aswarodi, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung Thomas Amirico, Kepala BPSDM Lampung Alhusnuriski, serta sejumlah tokoh pendidikan lainnya. (*)


Poin Utama Berita

  • Gus Ipul meninjau langsung SRMA 32 Lampung Selatan
  • KBM dinilai berjalan optimal meski masih memakai gedung sementara
  • Siswa berasal dari latar belakang putus sekolah hingga belum pernah sekolah
  • Guru menghadapi tantangan besar dalam penyesuaian metode belajar
  • Masa adaptasi terberat terjadi pada bulan pertama dan kedua
  • Kini kondisi pembelajaran dinilai semakin stabil dan kondusif
  • Pembangunan gedung permanen telah mencapai lebih dari 20 persen
  • Sekolah Rakyat diproyeksikan menjadi model pendidikan inklusif berkelanjutan
error: Content is protected !!