Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
INVESTIGASI & SOROTPERISTIWASOSIAL POLITIK

PDIP Soroti Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, Hasto: Langkahi Meritokrasi dan Kurang Elok!

28
×

PDIP Soroti Bupati Malang Lantik Anak Jadi Kadis, Hasto: Langkahi Meritokrasi dan Kurang Elok!

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, secara tegas meminta Fraksi PDIP di DPR untuk mengkritisi langkah Bupati Malang yang melantik anak kandungnya sebagai pejabat di lingkungan pemerintah daerah.

Kritik tersebut muncul setelah HM Sanusi melantik putranya, Ahmad Dzulfikar Nurrahman, sebagai Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Malang dalam rangkaian mutasi dan rotasi pejabat.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Menurut Hasto, langkah tersebut berpotensi melanggar prinsip meritokrasi dalam tata kelola pemerintahan.

“Fraksi PDI Perjuangan kami minta untuk mengkritisi hal tersebut. Sistem meritokrasi itu harus dibangun. Kita tidak bisa mengedepankan hal-hal di luar meritokrasi,” tegas Hasto di Sekolah Partai PDIP, Jakarta, Sabtu (18/4/2026).


Dinilai Tidak Adil dan Kurang Etis

Hasto menilai, pelantikan anak oleh kepala daerah berpotensi menimbulkan persepsi negatif di masyarakat, terutama terkait keadilan dan profesionalitas birokrasi.

“Jangan sampai ada praktik-praktik yang tidak adil. Kalau orang Jawa bilang, ini ‘kurang elok’. Bapaknya Bupati, anaknya Kepala Dinas,” ujarnya.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya menjaga integritas sistem pemerintahan yang berbasis kompetensi, bukan kedekatan keluarga.


447 Pejabat Dilantik, Termasuk Anak Bupati

Sebelumnya, HM Sanusi melantik sebanyak 447 pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Malang pada Senin (13/4/2026).

Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi pejabat yang disebut sebagai hal biasa dalam birokrasi.

Dalam sambutannya, Sanusi menegaskan pentingnya integritas dan pelayanan publik bagi seluruh pejabat yang dilantik.

“Berikan pelayanan terbaik untuk masyarakat,” ujar Sanusi.


Sorotan Publik dan Ujian Meritokrasi

Kasus ini kini menjadi sorotan publik dan dinilai sebagai ujian serius bagi penerapan sistem meritokrasi di tingkat daerah.

Pengamat menilai, transparansi dan akuntabilitas dalam pengisian jabatan publik menjadi kunci menjaga kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah. (*)


Poin Utama Berita

  • Hasto Kristiyanto kritik pelantikan anak Bupati Malang
  • Ahmad Dzulfikar dilantik jadi Kadis Lingkungan Hidup
  • Dinilai melanggar prinsip meritokrasi
  • PDIP minta Fraksi DPR mengkritisi kebijakan tersebut
  • Pelantikan bagian dari rotasi 447 pejabat
  • Bupati Malang sebut mutasi hal biasa dalam birokrasi
  • Kasus jadi sorotan publik terkait etika jabatan