SENTRAPOS.CO.ID, KYIV — Aksi penembakan massal mengguncang Kyiv, Ukraina pada Sabtu (18/4). Seorang pria berusia 58 tahun dilaporkan menembaki warga sipil menggunakan senjata otomatis, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai sejumlah lainnya.
Pelaku yang diketahui kelahiran Moskow itu sempat melakukan aksi brutal di sebuah blok apartemen sebelum akhirnya memasuki sebuah supermarket dan menyandera pengunjung di dalamnya.
Rekaman yang beredar melalui kantor berita UNIAN memperlihatkan pelaku membawa senjata dan menembak korban dari jarak dekat, memicu kepanikan warga sekitar.
Situasi semakin mencekam saat pelaku masuk ke dalam supermarket dan kembali melepaskan tembakan, disertai aksi penyanderaan terhadap pengunjung.
Presiden Volodymyr Zelensky angkat bicara terkait insiden tersebut. Ia memastikan bahwa pelaku telah dilumpuhkan oleh aparat keamanan.
“Penyerang di Kyiv yang melepaskan tembakan ke warga sipil telah dilumpuhkan,” ujar Zelensky.
Selain korban tewas, sedikitnya 10 orang dilaporkan mengalami luka-luka akibat insiden tersebut. Hingga kini, motif penembakan masih dalam penyelidikan pihak berwenang.
Negosiasi 40 Menit Berakhir Tragis
Menteri Dalam Negeri Ukraina, Igor Klymenko, mengungkapkan bahwa aparat sempat melakukan negosiasi selama 40 menit sebelum akhirnya mengambil tindakan tegas.
“Kami mencoba membujuk pelaku. Bahkan menawarkan bantuan medis untuk korban di dalam, namun tidak direspons,” jelasnya.
Menurut Klymenko, pelaku juga menolak memberikan akses kepada petugas untuk memeriksa kondisi para sandera yang diduga terluka.
“Itulah mengapa perintah diberikan untuk melenyapkannya,” tegasnya.
Ia menambahkan, sebelum dilumpuhkan, pelaku diduga telah membunuh salah satu sandera di dalam supermarket.
Penyelidikan Masih Berlangsung
Pihak berwenang Ukraina kini tengah melakukan penyelidikan mendalam guna mengungkap motif di balik aksi brutal tersebut. Presiden Zelensky juga mendesak agar proses investigasi dilakukan secara cepat dan transparan.
Insiden ini kembali menyoroti ancaman keamanan terhadap warga sipil di tengah situasi geopolitik yang masih memanas di kawasan tersebut. (*)
Poin Utama Berita
- Penembakan massal terjadi di Kyiv, Ukraina
- 5 orang tewas, 10 lainnya luka-luka
- Pelaku sempat menyandera pengunjung supermarket
- Negosiasi 40 menit gagal, pelaku akhirnya dilumpuhkan
- Diduga pelaku membunuh salah satu sandera
- Motif penembakan masih dalam penyelidikan

















