TANGERANG SELATAN | Sentrapos.co.id — Kasus penipuan berkedok penyewaan perlengkapan acara kembali terungkap. Pelaku berinisial A yang menipu vendor dekorasi di Ciputat Timur, Tangerang Selatan, diduga melarikan diri hingga ke Denpasar, Bali setelah membawa kabur ratusan kursi dan blower.
Pemilik vendor dekorasi sekaligus MUA, Siti Fatimah (40), mengungkapkan bahwa nomor telepon pelaku sempat masih aktif dan berdering sebelum akhirnya hilang kontak.
“Masih berdering. Sekitar pukul 20.30 WIB masih aktif, lalu kami cek ternyata lokasinya di pasar di Denpasar, Bali,” ujar Fatimah, Sabtu (2/5/2026).
Modus Ngaku Mahasiswa, Pesan Barang Tanpa DP
Peristiwa bermula saat pelaku menghubungi korban melalui WhatsApp pada Kamis dini hari (30/4/2026). Pelaku mengaku bernama Andi, mahasiswa UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Ia memesan:
- 170 kursi futura
- 3 unit blower
Barang tersebut disebut akan digunakan untuk kegiatan penyuluhan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Ciputat Timur.
Karena lokasi masih dekat dan pelaku mengaku mahasiswa, korban tidak menaruh curiga dan menerima pesanan tanpa uang muka.
Barang Diantar, Pelaku Tak Pernah Muncul
Pengiriman dilakukan sekitar pukul 11.20 WIB menggunakan tiga mobil pikap. Seluruh barang berhasil diturunkan di lokasi sesuai permintaan.
Namun, pelaku tidak pernah datang untuk serah terima.
Saat diminta konfirmasi, pelaku justru menolak pengecekan barang dan hanya meminta dokumentasi video.
“Dia bilang tidak perlu dihitung, cukup video saja karena sedang sibuk,” ungkap Fatimah.
Pelaku sempat berjanji akan mentransfer pembayaran pada pukul 17.00 WIB, bahkan sempat meminta nomor rekening korban.
Namun setelah itu, pelaku langsung menghilang tanpa jejak.
Barang Raib, Kerugian Capai Rp65 Juta
Kecurigaan korban terbukti saat kembali ke lokasi pada malam hari. Sebagian besar barang telah hilang.
Dari total:
- 170 kursi, hanya tersisa sebagian kecil
- 3 blower seluruhnya raib
Kerugian ditaksir mencapai Rp65 juta, dengan rincian:
- Kursi futura ± Rp400.000/unit
- Blower ± Rp5.000.000/unit
Fatimah juga menduga pelaku yang memesan berbeda dengan pihak yang mengambil barang di lokasi.
“Yang nelpon dan yang ambil barang sepertinya berbeda orang,” tegasnya.
Polisi Kantongi Identitas, Pelaku Diburu
Kapolsek Ciputat Timur, Kompol Bambang Askar Sodiq, membenarkan laporan tersebut dan menyatakan proses penyelidikan terus berjalan.
“Kami sudah olah TKP, periksa saksi, dan mengantongi identitas kendaraan yang digunakan,” ujar Bambang.
Polisi juga menelusuri jejak transaksi serta dugaan penggunaan jasa pengangkutan dalam aksi tersebut.
Imbauan Keras: Waspada Order Fiktif
Kasus ini menjadi peringatan serius bagi pelaku usaha, khususnya vendor event dan jasa penyewaan.
Polisi mengimbau agar:
- Tidak menerima order tanpa verifikasi identitas
- Selalu meminta uang muka (DP)
- Melakukan pengecekan lokasi secara langsung
“Jangan mudah percaya dengan order online. Harus ada screening dan jaminan pembayaran,” tegas Kapolsek. (*)
Poin Utama Berita
- Pelaku penipuan vendor dekorasi diduga kabur ke Bali
- Modus mengaku mahasiswa pesan perlengkapan acara MBG
- 170 kursi dan 3 blower dibawa kabur tanpa pembayaran
- Nomor pelaku sempat terlacak di Denpasar sebelum hilang kontak
- Kerugian korban mencapai Rp65 juta
- Polisi telah mengantongi identitas kendaraan pelaku
- Diduga pelaku bekerja dalam jaringan (lebih dari satu orang)
- Polisi imbau pelaku usaha waspada order fiktif

















