Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
HUKUM & KRIMINALPERISTIWA

Polisi Bongkar Penyekapan Wanita di Hotel Ancol, 321 Vape Narkotika Etomidate Siap Edar Disita

31
×

Polisi Bongkar Penyekapan Wanita di Hotel Ancol, 321 Vape Narkotika Etomidate Siap Edar Disita

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Polres Metro Jakarta Utara bersama Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya berhasil mengungkap kasus dugaan penyekapan terhadap seorang wanita di kawasan Ancol, Jakarta Utara.

Pengungkapan tersebut sekaligus membongkar dugaan penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru berupa cartridge vape yang mengandung zat etomidate, dengan total barang bukti mencapai 321 cartridge siap edar.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kasus ini terungkap berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyekapan di salah satu hotel kawasan Ancol.

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas langsung bergerak ke lokasi untuk melakukan pengecekan dan pengamanan.

Polisi Temukan Korban Penyekapan dan WNA Diduga Pelaku

Setibanya di tempat kejadian perkara (TKP), polisi menemukan seorang wanita yang diduga menjadi korban penyekapan serta seorang pria warga negara asing berinisial CH (50) yang diduga sebagai pelaku.

Kasat Narkoba Polres Jakarta Utara, AKBP Ari Galang Saputro, menjelaskan bahwa dari lokasi tersebut polisi juga menemukan zat yang diduga narkotika dalam bentuk cair maupun serbuk.

“Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas segera menuju TKP. Di lokasi polisi menemukan seorang wanita menjadi korban penyekapan serta seorang pria warga negara asing berinisial CH (50) yang diduga sebagai pelaku,” ujar AKBP Ari Galang Saputro, Senin (27/4/2026).

321 Cartridge Vape Mengandung Etomidate Disita

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sebanyak 321 cartridge vape dari berbagai merek yang mengandung etomidate.

Selain itu, ditemukan pula cairan etomidate dalam botol, alat produksi sederhana, serta bahan campuran perasa yang menguatkan dugaan adanya aktivitas peracikan narkotika di lokasi tersebut.

Kabidhumas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, menyebut pengungkapan ini bukan hanya perkara penyekapan, tetapi juga mengarah pada peredaran narkotika jenis baru yang cukup berbahaya.

“Pengungkapan ini tidak hanya terkait dugaan penyekapan, tetapi juga mengarah pada penyalahgunaan dan peredaran narkotika jenis baru dalam bentuk cartridge vape yang mengandung etomidate,” kata Budi Hermanto.

Korban Dievakuasi dan Dapat Pendampingan Psikologis

Dalam penanganan kasus ini, polisi bergerak cepat mengevakuasi korban dan memastikan keselamatannya.

Korban telah menjalani pemeriksaan kesehatan, mendapatkan pendampingan psikologis, hingga rehabilitasi untuk memulihkan kondisi mental pascakejadian.

Langkah ini dilakukan untuk memastikan korban memperoleh perlindungan maksimal selama proses hukum berlangsung.

Polisi Dalami Dugaan Sindikat Narkoba Internasional

Polda Metro Jaya menegaskan penyidikan masih terus dikembangkan guna mengungkap jaringan yang lebih luas.

Tidak menutup kemungkinan kasus ini melibatkan sindikat narkoba terorganisir, termasuk jaringan lintas negara mengingat adanya keterlibatan warga negara asing.

“Kami masih mendalami dan mengembangkan kasus ini. Tidak menutup kemungkinan terdapat jaringan terorganisir, termasuk keterlibatan pelaku lain,” tegas Budi.

Saat ini pelaku bersama seluruh barang bukti telah diamankan untuk proses penyidikan lebih lanjut.

Polisi berkomitmen membongkar seluruh jaringan peredaran narkotika tersebut demi mencegah penyebaran narkoba jenis baru yang semakin marak di masyarakat. (*)


Poin Utama Berita

  • Polisi mengungkap kasus penyekapan wanita di hotel kawasan Ancol, Jakarta Utara
  • Seorang pria WNA berinisial CH (50) diduga menjadi pelaku penyekapan
  • Dari pengungkapan tersebut ditemukan 321 cartridge vape mengandung etomidate
  • Polisi juga menyita cairan etomidate, alat produksi, dan bahan campuran perasa
  • Kasus berawal dari laporan masyarakat terkait dugaan penyekapan
  • Korban telah dievakuasi dan mendapat pendampingan kesehatan serta psikologis
  • Polisi menduga ada jaringan narkoba terorganisir termasuk lintas negara
  • Penyidikan terus dikembangkan untuk mengungkap pelaku lain
error: Content is protected !!