NGANJUK | Sentrapos.co.id — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, mengungkapkan bahwa aset Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara kini mencapai USD 1.000 miliar atau setara sekitar Rp16 ribu triliun.
Dengan nilai aset tersebut, Prabowo menyebut posisi Indonesia kini masuk jajaran lima besar negara dengan sovereign wealth fund atau dana investasi negara terbesar di dunia.
Pernyataan itu disampaikan Prabowo saat meresmikan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026).
“Aset yang kita kelola sekarang 1.000 miliar dolar aset. Saudara-saudara, kita sekarang ya satu dua tiga kelima di dunia,” ujar Prabowo.
Dalam pidatonya, Prabowo membandingkan Danantara dengan sejumlah sovereign wealth fund besar dunia yang telah berdiri lebih dulu, seperti Abu Dhabi Investment Authority (ADIA), China Investment Corporation (CIC), hingga Government Pension Fund Global milik Norwegia.
Menurutnya, meski Danantara tergolong baru, posisi Indonesia kini disebut telah melampaui sejumlah negara besar di kawasan Timur Tengah dan Asia Tenggara.
“Kita bahkan di atas Qatar, di atas Arab Saudi, juga di atas Singapura. Jadi boleh juga ini negara kita,” kata Prabowo disambut tepuk tangan hadirin.
Prabowo menegaskan pencapaian tersebut menjadi bukti besarnya potensi ekonomi Indonesia apabila sumber daya nasional dikelola secara serius dan terintegrasi.
Ia juga meminta masyarakat tidak menilai hasil pengelolaan investasi Danantara dalam waktu singkat karena manfaat besarnya disebut baru akan terlihat dalam jangka panjang.
“Saudara akan lihat apa yang kita buat tahun 2025, tahun 2026 ini. Jangan sekarang, jangan tahun 2029. Dua puluh tahun lagi saudara nilai apa yang kita buat hari ini,” tegasnya.
Danantara sendiri diproyeksikan menjadi instrumen strategis pemerintah dalam mengelola investasi nasional, memperkuat aset negara, serta mendukung pembiayaan proyek-proyek pembangunan jangka panjang.
Pemerintah optimistis keberadaan Danantara akan memperkuat posisi Indonesia dalam peta ekonomi global sekaligus meningkatkan daya saing investasi nasional di masa mendatang. (*)
Poin Utama Berita
- Prabowo menyebut aset Danantara mencapai USD 1.000 miliar.
- Indonesia diklaim masuk lima besar sovereign wealth fund terbesar dunia.
- Pernyataan disampaikan saat peresmian Koperasi Merah Putih di Nganjuk.
- Danantara disebut berada di atas Qatar, Arab Saudi, dan Singapura.
- Prabowo meminta publik menilai hasil Danantara dalam 10–20 tahun mendatang.
- Pemerintah menilai Danantara menjadi instrumen strategis investasi nasional.
- Potensi ekonomi Indonesia dinilai semakin kuat di tingkat global.

















