Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWASOSIAL POLITIK

Hari Kartini 2026, Puan Maharani Tegaskan Perempuan Penentu Masa Depan Bangsa: Bukan Lagi Soal Mampu, Tapi Seberapa Besar Peran

44
×

Hari Kartini 2026, Puan Maharani Tegaskan Perempuan Penentu Masa Depan Bangsa: Bukan Lagi Soal Mampu, Tapi Seberapa Besar Peran

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | SENTRAPOS.CO.ID – Ketua DPR RI, Puan Maharani, menegaskan bahwa perempuan memiliki peran strategis dalam menentukan arah dan masa depan bangsa Indonesia. Momentum peringatan Hari Kartini 2026 dinilai menjadi waktu yang tepat untuk memperkuat sistem yang mendukung kemajuan perempuan.

Puan menyatakan bahwa saat ini perempuan Indonesia tidak lagi perlu membuktikan kemampuannya. Fokus utama justru bergeser pada sejauh mana kontribusi tersebut dapat diakomodasi dalam sistem pembangunan nasional.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Perempuan Indonesia sudah tidak perlu membuktikan bahwa mereka mampu. Pertanyaan hari ini bukan lagi ‘apakah’, melainkan ‘seberapa jauh’ dan ‘dengan sistem seperti apa’,” tegas Puan, Selasa (21/4/2026).

Ia mengajak seluruh masyarakat untuk merefleksikan perjuangan panjang tokoh-tokoh perempuan dalam sejarah bangsa. Menurutnya, sejak awal para pendiri bangsa telah meyakini bahwa perempuan adalah bagian integral dalam pembangunan negara.

Dalam peringatan Hari Kartini, Puan menekankan bahwa perempuan bukan sekadar objek pembangunan, melainkan subjek aktif yang berperan menentukan arah perjalanan Indonesia ke depan.

“Di Hari Kartini, kita menegaskan kembali bahwa perempuan bukanlah objek. Tapi subjek aktif yang ikut menentukan cerita perjalanan Republik Indonesia,” ujarnya.

Lebih lanjut, Puan menilai keterlibatan perempuan dalam pembangunan merupakan bentuk penghormatan terhadap harkat dan martabat manusia. Ia menegaskan bahwa memasukkan perspektif perempuan adalah langkah strategis untuk memperkuat daya tahan bangsa.

“Menyertakan perempuan merupakan kesadaran atas penghargaan harkat dan martabat manusia dan pilihan yang benar untuk menguatkan daya bangsa Indonesia,” kata Puan.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak mereduksi peran perempuan hanya pada ranah domestik. Menurutnya, pengalaman hidup perempuan memiliki nilai strategis dalam menjaga dan mendorong kemajuan bangsa secara menyeluruh.

Puan menekankan bahwa perempuan harus dilibatkan secara aktif dalam ruang-ruang pengambilan keputusan strategis nasional. Hal ini penting agar kebijakan yang dihasilkan lebih inklusif dan mewakili seluruh elemen masyarakat.

“Perempuan harus ikut merancang ruang-ruang pengambilan keputusan. Perspektif perempuan yang jumlahnya sekitar setengah dari penduduk Indonesia harus dipertimbangkan secara serius,” tegasnya.

Ia mengibaratkan perempuan dan laki-laki sebagai dua sayap bangsa yang harus bekerja seimbang. Tanpa keterlibatan penuh keduanya, Indonesia tidak akan mampu mencapai potensi maksimalnya.

“Bangsa yang ingin terbang tinggi membutuhkan kedua sayapnya, yaitu perempuan dan laki-laki untuk dapat bekerja penuh,” pungkas Puan.

Di akhir pernyataannya, Puan Maharani menyampaikan ucapan selamat Hari Kartini kepada seluruh perempuan Indonesia yang terus berkontribusi dalam berbagai bidang kehidupan. (*)


Poin Utama Berita

  • Puan Maharani: perempuan penentu masa depan bangsa
  • Hari Kartini 2026 jadi momentum penguatan sistem perempuan
  • Perempuan tak perlu lagi membuktikan kemampuan
  • Fokus pada peran dan sistem yang mendukung kontribusi
  • Perempuan disebut sebagai subjek aktif pembangunan
  • Dorongan keterlibatan perempuan dalam pengambilan keputusan
  • Perempuan dan laki-laki diibaratkan dua sayap bangsa
  • Perspektif perempuan penting untuk kebijakan inklusif
error: Content is protected !!