Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
EKONOMI & BISNISNASIONALPERISTIWA

Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Menkeu: Tinggal Diumumkan, Kepercayaan China Dijaga

28
×

Restrukturisasi Proyek Kereta Cepat Whoosh Rampung, Menkeu: Tinggal Diumumkan, Kepercayaan China Dijaga

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | SENTRAPOS.CO.ID — Pemerintah memastikan proses restrukturisasi proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (Whoosh) telah rampung dan tinggal menunggu pengumuman resmi.

Menteri Keuangan, Purbaya Yudhi Sadewa, menegaskan keputusan strategis tersebut sudah final dan telah dikomunikasikan kepada pemerintah China sebagai mitra utama proyek.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

“Sudah kelar, tinggal diumumkan,” tegas Purbaya usai menghadiri Simposium PT SMI 2026 di Jakarta, Rabu (22/4/2026).

Menurutnya, langkah ini menjadi bagian penting dalam menjaga kepercayaan dan kredibilitas Indonesia di mata internasional, terutama dalam proyek strategis yang melibatkan investor asing.

Komunikasi Intensif dengan China

Purbaya mengungkapkan dirinya telah bertemu langsung dengan Menteri Keuangan China untuk menyampaikan hasil restrukturisasi tersebut.

“Kami sampaikan bahwa keputusan sudah diambil, jadi tidak perlu ada kekhawatiran dari pihak mitra,” ujarnya.

Meski demikian, ia belum memastikan apakah perwakilan China akan hadir saat pengumuman resmi dilakukan.

“Bisa iya, bisa tidak. Itu nanti kita lihat,” katanya.

Detail Hasil Masih Dirahasiakan

Purbaya menegaskan dirinya belum dapat membuka detail hasil restrukturisasi karena akan diumumkan langsung oleh Menteri Koordinator terkait.

“Yang jelas sudah diputuskan, tapi belum saatnya diumumkan. Nanti tunggu penjelasan resmi,” ujarnya.

Soroti Masalah Lama: Koordinasi Lemah

Dalam kesempatan tersebut, Purbaya juga menyinggung akar masalah yang menyebabkan pembengkakan biaya proyek Whoosh di masa lalu, yakni lemahnya koordinasi antarinstansi.

Ia mengungkapkan pada tahap awal proyek, tidak ada pihak yang memegang kendali penuh sehingga terjadi kebingungan di lapangan.

“Dulu tidak jelas siapa yang pegang proyek. Koordinasi antarinstansi tidak efektif, sehingga progres lambat,” ungkapnya.

Bahkan, mitra China sempat mengeluhkan lambatnya pembebasan lahan yang hanya mencapai beberapa kilometer dalam waktu cukup lama.

“Pihak China sampai bingung harus mengadu ke siapa. Itu yang jadi pelajaran besar,” tegasnya.

Pemerintah Perkuat Pengawasan

Ke depan, pemerintah memastikan pola pengelolaan proyek strategis akan diperbaiki secara menyeluruh.

Pengawasan akan diperketat dan penanggung jawab proyek akan ditetapkan secara jelas guna mencegah terulangnya masalah serupa.

“Kredibilitas Indonesia harus dijaga. Kita tidak pernah melanggar komitmen internasional,” tandas Purbaya.

Restrukturisasi ini diharapkan menjadi titik balik pengelolaan proyek strategis nasional agar lebih efektif, efisien, dan transparan di masa mendatang. (*)


Poin Utama Berita

  • Restrukturisasi proyek kereta cepat Whoosh resmi rampung
  • Pemerintah tinggal menunggu waktu pengumuman resmi
  • Hasil restrukturisasi sudah disampaikan ke pemerintah China
  • Menkeu tekankan pentingnya menjaga kredibilitas Indonesia
  • Detail hasil masih dirahasiakan hingga pengumuman resmi
  • Masalah lama: koordinasi lemah dan tidak ada penanggung jawab jelas
  • Keluhan mitra China terkait lambatnya pembebasan lahan
  • Pemerintah akan perkuat pengawasan proyek strategis ke depan
error: Content is protected !!