JAKARTA | Sentrapos.co.id — Momen menarik terjadi saat pelantikan pejabat negara di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4). Pengamat politik Rocky Gerung mengungkapkan dirinya sempat berbincang langsung dengan Presiden Prabowo Subianto.
Dalam pertemuan singkat tersebut, Rocky menyebut dirinya disapa dengan istilah “disiden” oleh Prabowo. Istilah itu merujuk pada sosok yang kerap mengkritik atau tidak selalu sejalan dengan pemerintah.
“Pak Prabowo bilang, ‘Wah Pak Rocky terima kasih hadir, dan ternyata Pak Rocky masih disiden,’” ujar Rocky kepada wartawan usai acara.
Rocky menilai ucapan tersebut disampaikan dalam suasana santai dan penuh canda. Meski demikian, ia tidak membantah label tersebut.
“Wajah beliau bercanda. Memang saya disiden,” tegasnya.
Dialog Singkat Sarat Makna
Pertemuan antara Rocky dan Prabowo menjadi sorotan karena keduanya dikenal memiliki latar belakang diskusi panjang di masa lalu. Sapaan tersebut dinilai mencerminkan dinamika hubungan antara pemerintah dan kelompok kritis dalam demokrasi.
Selain berbincang dengan Presiden, Rocky juga berdiskusi dengan Sekretaris Kabinet Letkol Teddy Indra Wijaya. Dalam percakapan tersebut, Rocky menyinggung pentingnya etika dalam kepemimpinan.
“Saya bicara soal ethics of care dan ethics of right. Ethics of care itu bagaimana kepemimpinan ditunjukkan melalui bahasa tubuh secara psikologis,” jelas Rocky.
Ia menilai, pemimpin harus mampu memilah kapan ekspresi dan bahasa tubuh ditampilkan secara terbuka, serta kapan disimpan untuk momentum tertentu.
“Seorang pemimpin harus tahu kapan bahasa tubuh dipamerkan dan kapan disimpan untuk kepentingan momentum,” tambahnya.
Simbol Relasi Kritik dan Kekuasaan
Momen singkat ini dinilai sebagai simbol relasi yang tetap cair antara kekuasaan dan kritik. Dalam sistem demokrasi, keberadaan “disiden” justru menjadi bagian penting dalam menjaga keseimbangan dan kontrol terhadap jalannya pemerintahan.
Pertemuan tersebut sekaligus menunjukkan bahwa ruang dialog antara pemerintah dan pengkritik masih terbuka, meski berada dalam posisi yang berbeda. (*)
Poin Utama Berita
- Rocky Gerung bertemu Presiden Prabowo di Istana Negara
- Prabowo menyapa Rocky dengan sebutan “masih disiden”
- Rocky menilai ucapan tersebut bernada santai dan bercanda
- Rocky mengakui dirinya sebagai sosok kritis terhadap pemerintah
- Diskusi juga dilakukan dengan Seskab Teddy Indra Wijaya
- Rocky menyinggung konsep “ethics of care” dalam kepemimpinan
- Momen ini mencerminkan relasi antara kritik dan kekuasaan

















