LAMONGAN | Sentrapos.co.id — Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui Dinas PU SDA Jawa Timur mengalokasikan anggaran sebesar Rp58 miliar untuk menangani banjir di Lamongan akibat luapan Bengawan Jero.
Anggaran tersebut difokuskan untuk pembangunan proyek strategis Jabung Ring Dyke, yang digadang-gadang menjadi solusi permanen mengatasi banjir tahunan di wilayah tersebut.
Proyek Strategis Rp58 Miliar
Kepala Dinas PU SDA Jatim, I Nyoman Gunadi, menjelaskan bahwa dana tersebut dialokasikan melalui BBWS Bengawan Solo untuk menyelesaikan sisa pembangunan tanggul sepanjang 2 kilometer dari total 24,4 kilometer.
“Jika tanggul ini tersambung, sistem akan mampu menahan dan mengalirkan air ke laut sehingga beban banjir di hilir berkurang drastis,” tegas Nyoman.
Kapasitas Besar, Kendali Air Maksimal
Proyek Jabung Ring Dyke dirancang dengan kapasitas tampung hingga 30 juta meter kubik air.
Tanggul ini juga akan mengalirkan debit air dari Bendung Babat hingga 300 meter kubik per detik langsung ke laut.
Sistem ini diharapkan mampu mengendalikan banjir yang selama ini menggenangi sejumlah kecamatan sejak akhir 2025 hingga awal 2026.
Kendala Sosial: Warga di Area Tanggul
Meski secara teknis menjanjikan, proyek ini menghadapi kendala sosial.
Tercatat ada 49 kepala keluarga yang masih tinggal di area tanggul, ditambah klaim ganti rugi baru yang menghambat proses pembangunan.
“Persoalan sosial ini membuat proses administrasi kerap kembali ke tahap awal,” ungkap Nyoman.
Karakter Wilayah: “Mangkuk Raksasa”
Secara geografis, kawasan Bengawan Jero memiliki karakter seperti cekungan besar yang membuat air sulit keluar secara alami.
Akibatnya, diperlukan rekayasa hidrologi besar untuk mengalirkan air ke laut.
Langkah Darurat Sambil Menunggu Proyek
Selain pembangunan tanggul, Pemprov Jatim juga melakukan langkah darurat melalui normalisasi sungai:
- Kali Blawi
- Kali Malang
- Kali Corong
- Kali Mireng (BMCM)
Fokus tahun ini berada di Kali Malang dan Kali Corong sepanjang 6,9 kilometer.
“Sosialisasi kepada petani dan petambak segera dilakukan agar air lebih cepat surut saat musim hujan,” jelasnya.
Harapan: Banjir Tak Lagi Jadi Ancaman Tahunan
Dengan kombinasi solusi permanen dan langkah darurat, pemerintah berharap banjir di Lamongan tidak lagi menjadi ancaman rutin bagi masyarakat. (*)
Poin Utama Berita
- Pemprov Jatim siapkan Rp58 miliar atasi banjir Lamongan
- Proyek Jabung Ring Dyke jadi solusi utama
- Tanggul sepanjang 24,4 km hampir rampung
- Kapasitas tampung mencapai 30 juta m³ air
- Kendala sosial: 49 KK masih di area proyek
- Wilayah Bengawan Jero berbentuk cekungan (rawan banjir)
- Normalisasi sungai dilakukan sebagai langkah darurat

















