BLITAR | Sentrapos.co.id – Duka mendalam menyelimuti warga Desa Jeblog, Kecamatan Talun, Kabupaten Blitar, setelah empat orang dalam satu keluarga tewas dalam kecelakaan maut di Probolinggo, Jawa Timur.
Peristiwa tragis itu terjadi di Jalan Raya masuk Desa Malasan Wetan, Kecamatan Tegalsiwalan, Kabupaten Probolinggo, Sabtu (18/4/2026) sekitar pukul 23.30 WIB. Sebuah truk trailer diduga mengalami rem blong dan menabrak lima kendaraan di depannya.
Empat korban tewas diketahui merupakan satu keluarga, yakni Sutrisno (60), istrinya T. Sri Budiyatni (60), anak mereka Devica Friskiara (29), serta cucunya Giovano Malik Ibrahim (3).
“Memang benar korban kecelakaan itu warga kami. Kami mewakili warga Desa Jeblog menyampaikan duka cita mendalam,” ujar Kepala Desa Jeblog, Arba Hidayatulloh, Minggu (19/4/2026).
Kronologi Kecelakaan
Kecelakaan bermula saat truk trailer Nissan bernopol B 9625 UEJ yang dikemudikan Cecep Adi Sucipto (46), warga Mojokerto, melaju dari arah Lumajang menuju Probolinggo.
Diduga mengalami gangguan pada sistem pengereman, truk tersebut hilang kendali dan menabrak Toyota Vios Limo yang dikemudikan Sutrisno bersama keluarganya.
Benturan keras tak terhindarkan. Setelah menghantam mobil korban, truk terus melaju dan menabrak sejumlah kendaraan lain, termasuk dua pikap, satu Hi-Ace, dan satu truk lainnya.
Total enam kendaraan terlibat dalam kecelakaan beruntun tersebut.
Perjalanan Terakhir Korban
Berdasarkan keterangan keluarga, rombongan korban saat itu sedang dalam perjalanan pulang ke Blitar setelah menjenguk kerabat di Banyuwangi.
“Mereka habis dari Banyuwangi menjenguk keluarga yang melahirkan. Dalam perjalanan pulang, terjadi kecelakaan itu,” jelas Arba.
Kabar duka baru diterima keluarga sekitar pukul 02.30 WIB melalui perangkat RT setempat.
Satu Anak Selamat, Kehilangan Seluruh Keluarga
Tragedi ini menyisakan pilu mendalam. Satu-satunya anak laki-laki Sutrisno yang tidak ikut perjalanan kini harus menerima kenyataan pahit kehilangan seluruh anggota keluarganya.
Pemuda berusia sekitar 23 tahun itu menjadi satu-satunya anggota keluarga yang tersisa.
“Sekarang tinggal satu anak, yang bungsu. Yang perempuan ikut dalam mobil,” ungkap Arba.
Menurut keluarga, anak tersebut sempat diajak ikut ke Banyuwangi, namun memilih tetap tinggal di rumah.
Suasana Duka dan Persiapan Pemakaman
Tangis pecah di rumah duka di Dusun Pundensari. Warga sekitar berdatangan untuk melayat dan memberikan dukungan kepada keluarga.
Saat ini, pihak keluarga masih menunggu kedatangan jenazah dari Probolinggo. Warga bersama keluarga telah menyiapkan prosesi pemakaman, termasuk liang lahat.
Rencananya, keempat korban akan dimakamkan dalam satu liang lahat.
“Warga sudah menyiapkan semua keperluan pemakaman, termasuk liang lahat untuk para korban,” tambah Arba.
Imbauan Keselamatan
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat pentingnya pengecekan kondisi kendaraan, terutama sistem pengereman, guna mencegah kecelakaan fatal di jalan raya. (*)
Poin Utama Berita
- Truk trailer diduga rem blong tabrak 5 kendaraan di Probolinggo
- 4 korban tewas merupakan satu keluarga asal Blitar
- Korban: ayah, ibu, anak, dan cucu
- Satu anak laki-laki selamat karena tidak ikut perjalanan
- Kecelakaan melibatkan total 6 kendaraan
- Jenazah akan dimakamkan dalam satu liang lahat
- Warga gotong royong siapkan pemakaman

















