MAKASSAR | Sentrapos.co.id – Sebuah video viral di media sosial memperlihatkan seorang wanita menaiki seekor penyu di kawasan Pantai Biru, Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Kota Makassar. Aksi tersebut memicu gelombang kecaman publik karena penyu merupakan satwa yang dilindungi dan rentan terhadap gangguan manusia.
Peristiwa itu diketahui terjadi pada Sabtu malam (25/4/2026). Dalam rekaman video yang beredar luas, wanita tersebut tampak antusias saat melihat penyu yang berada di bibir pantai.
Tanpa berpikir panjang, ia kemudian naik dan duduk di atas cangkang penyu sambil tertawa, sementara rekannya merekam aksi tersebut. Video itu kemudian tersebar di berbagai platform media sosial dan menuai respons negatif dari warganet.
Banyak pihak menilai tindakan tersebut tidak pantas dan menunjukkan minimnya kesadaran terhadap perlindungan satwa liar, khususnya penyu yang termasuk hewan dilindungi.
Publik Kecam, Wanita Akhirnya Muncul dan Klarifikasi
Setelah videonya viral dan mendapat sorotan tajam, wanita yang mengaku bernama Aqila akhirnya muncul memberikan klarifikasi sekaligus permohonan maaf melalui video pernyataan.
Ia mengaku, momen tersebut merupakan pertama kalinya dirinya melihat penyu secara langsung. Karena rasa senang yang berlebihan dan kurangnya pengetahuan tentang perlindungan satwa, ia melakukan tindakan yang kini disesalinya.
“Sejujurnya, itu adalah momen pertama kali saya melihat penyu secara langsung. Karena rasa senang yang berlebihan dan kurangnya pengetahuan saya mengenai aturan perlindungan satwa, saya melakukan tindakan yang sangat tidak bijak,” ujar Aqila.
Akui Salah dan Tak Berniat Menyakiti Satwa
Aqila menegaskan dirinya tidak pernah memiliki niat untuk menyakiti penyu maupun satwa lainnya. Ia mengakui bahwa ketidaktahuan bukan alasan yang dapat membenarkan tindakannya.
Menurutnya, kejadian tersebut menjadi pelajaran besar agar dirinya lebih peduli terhadap lingkungan dan satwa liar.
“Saya sangat sadar bahwa ketidaktahuan bukanlah alasan untuk membenarkan kehilapan. Tidak ada niat sedikit pun dari hati saya untuk menyakiti penyu atau satwa lainnya,” lanjutnya.
Ia juga menyatakan siap menerima kritik, teguran, dan penilaian masyarakat atas perbuatannya.
Janji Tidak Mengulangi Lagi
Dalam akhir klarifikasinya, Aqila menyampaikan permohonan maaf secara terbuka kepada masyarakat luas atas aksi yang dianggap merugikan dan menimbulkan keresahan publik.
Ia berjanji kejadian serupa tidak akan terulang kembali di masa mendatang.
“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat. InsyaAllah kejadian ini tidak akan pernah terulang kembali,” tutupnya.
Kasus ini kembali menjadi pengingat penting bahwa interaksi dengan satwa liar harus dilakukan secara bijak dan bertanggung jawab. Edukasi tentang perlindungan satwa dilindungi dinilai sangat penting agar kejadian serupa tidak terus terulang.
Penyu sendiri merupakan salah satu satwa yang dilindungi karena populasinya terus terancam akibat perburuan, pencemaran, dan aktivitas manusia yang tidak ramah lingkungan. (*)
Poin Utama Berita
- Video wanita menaiki penyu di Pantai Biru Makassar viral di media sosial
- Peristiwa terjadi di kawasan Tanjung Merdeka, Kecamatan Tamalate, Makassar
- Aksi tersebut menuai kecaman karena penyu merupakan satwa yang dilindungi
- Wanita bernama Aqila mengaku baru pertama kali melihat penyu secara langsung
- Ia menyebut tindakannya dipicu rasa senang berlebihan dan kurangnya pengetahuan
- Aqila menegaskan tidak berniat menyakiti penyu atau satwa lainnya
- Ia meminta maaf kepada masyarakat dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya
- Kasus ini menjadi pengingat penting tentang edukasi perlindungan satwa liar

















