Scroll untuk baca berita
Example floating
Example floating
NASIONALPERISTIWA

AS–Indonesia Resmi Teken Kemitraan Pertahanan Strategis! Era Baru Kekuatan Militer Indo-Pasifik Dimulai

59
×

AS–Indonesia Resmi Teken Kemitraan Pertahanan Strategis! Era Baru Kekuatan Militer Indo-Pasifik Dimulai

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

JAKARTA | Sentrapos.co.id – Amerika Serikat dan Indonesia resmi memperkuat hubungan bilateral dengan menandatangani Kemitraan Kerja Sama Pertahanan Utama atau Major Defense Cooperation Partnership (MDCP) di Pentagon, Senin (13/4/2026) waktu setempat.

Penandatanganan dilakukan langsung oleh Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth dan Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin sebagai tonggak penting dalam memperkuat stabilitas kawasan Indo-Pasifik.

ADVERTISEMENT
Example 468x60
ADVERTISEMENT

Kemitraan ini menjadi kerangka strategis jangka panjang yang mencakup modernisasi militer, penguatan kapasitas pertahanan, hingga pengembangan teknologi militer generasi terbaru.

“Kemitraan ini menandakan kekuatan dan potensi hubungan keamanan kita serta memperkuat daya tangkal kawasan Indo-Pasifik,” tegas Hegseth.


Tiga Pilar Utama Kerja Sama Pertahanan

Dalam pernyataan bersama, MDCP dibangun di atas tiga pilar utama yang berlandaskan kedaulatan dan saling menghormati:

  1. Modernisasi militer dan pembangunan kapasitas
  2. Pelatihan serta pendidikan militer profesional
  3. Latihan gabungan dan kerja sama operasional

Kerja sama ini juga mencakup pengembangan kemampuan asimetris canggih, termasuk teknologi pertahanan di sektor maritim, bawah laut, dan sistem otonom.

“Kerja sama ini dirancang berkelanjutan untuk generasi mendatang, dengan prinsip saling menghormati dan saling menguntungkan,” ujar Sjafrie.


Fokus Teknologi dan Kesiapan Tempur

Di bawah kerangka MDCP, kedua negara akan menjajaki berbagai inisiatif strategis, seperti:

  • Pengembangan teknologi pertahanan generasi berikutnya
  • Kolaborasi sistem otonom dan pertahanan bawah laut
  • Kerja sama pemeliharaan, perbaikan, dan overhaul (MRO)
  • Peningkatan kesiapan operasional militer

Selain itu, pelatihan pasukan khusus gabungan akan ditingkatkan untuk mempererat hubungan militer kedua negara.


Lebih dari 170 Latihan Militer Tiap Tahun

Hegseth mengungkapkan bahwa AS dan Indonesia telah melaksanakan lebih dari 170 latihan militer bersama setiap tahun, termasuk latihan besar seperti Garuda Shield.

Kerja sama ini menunjukkan hubungan pertahanan kedua negara yang terus berkembang dan semakin kuat dari waktu ke waktu.


Misi Baru: Babak Strategis Hubungan AS–Indonesia

Penandatanganan MDCP disebut sebagai “line of departure” atau titik awal misi baru dalam hubungan pertahanan kedua negara.

“Ini adalah bab berikutnya dalam misi bersama kita untuk menjaga stabilitas kawasan,” kata Hegseth.

Selain itu, kerja sama ini juga mencakup dukungan Indonesia dalam membantu pemulihan jenazah prajurit AS yang gugur pada Perang Dunia II melalui lembaga terkait.


Peran Indonesia Kian Strategis di Indo-Pasifik

Kemitraan ini menegaskan posisi Indonesia sebagai mitra kunci dalam menjaga stabilitas regional.

Hubungan diplomatik kedua negara yang telah berlangsung lebih dari 75 tahun kini memasuki fase baru yang lebih strategis dan terukur.

Dengan MDCP, kedua negara berkomitmen memperkuat perdamaian melalui kekuatan serta meningkatkan interoperabilitas militer di tengah dinamika geopolitik global.

“MDCP menjadi fondasi kerja sama jangka panjang yang lebih dalam antara dua negara besar.” (*)


Poin Utama Berita

  • AS dan Indonesia resmi teken kerja sama pertahanan MDCP
  • Ditandatangani Menhan Pete Hegseth dan Sjafrie Sjamsoeddin
  • Fokus pada stabilitas Indo-Pasifik
  • Tiga pilar utama: modernisasi, pelatihan, dan operasi militer
  • Kerja sama mencakup teknologi pertahanan canggih
  • Lebih dari 170 latihan militer bersama tiap tahun
  • Peningkatan pelatihan pasukan khusus gabungan
  • Jadi babak baru hubungan strategis AS–Indonesia